Cara Rahasia Menggunakan Indikator Bollinger Bands

cara membaca indikator bollinger bands

JurnalForex.com - Cara Rahasia Menggunakan Indikator Bollinger Bands - Jurnalforex.com, Berbicara trading forex maka tidak akan lepas dari namanya indikator teknikal, salah satunya adalah indikator bollinger bands. Apa itu bollinger bands?

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas cara rahasia untuk menggunakan indikator bollinger bands agar selalu profit dan terhindar dari kerugian yang beruntun.

Rahasia Bollinger Bands

Bollinger bands adalah indikator trend yang bisa menggambarkan volatilitas serta arah pergerakan yang akan terjadi dengan memperhatikan sinyal-sinyal yang muncul dalam indikator tersebut.

Indikiator bollinger bands ini memiliki 3 garis dimana secara umum di sebut garis pita atas, garis tengah dan garis pita bawah. Ketika terjadi pergerakan yang kuat maka pita bawah dan pita atas saling mengembang, sedangkangkan ketika pergerakan lemah maka kedua pita tersebut akan mengecil.

Dari kondisi tersebut maka indikator bollinger bands ini bisa memberikan sinyal kekuatan market, trend harga secara bersamaan.

Keunggulan lain dari indikator ini selain kedua sinyal tadi yang sangat berguna dalam trading forex, garis pita bawah dan pita atas bisa berfungsi sebagai area support dan resistance dinamis dalam setiap pergerakan harga.

Cara Menggunakan Indikator Bollinger Bands

Cara mudah untuk menggunakan indikator bollinger bands ini adalah menunggu posisi breakout pada garis tengah pada indikator tersebut. Coba perhatikan pada gambar diatas.

Ketika harga sudah menembus garis tengah maka potensi pergerakan akan berubah dari trend sebelumnya. Dalam kasus ini, gambar yang ditampilkan adalah timeframe H1 pasangan EURUSD.

Rahasia Penting Menggunakan Bollinger Bands

Hal yang paling penting dari indikator ini adalah mencari level entry yang paling ideal bukan hanya sekedar  melihat posisi breakout, karena posisi masuk yang ideal adalah kunci keberhasilan menggunakan bollinger bands.

Untuk mendukung kondisi tersebut maka diperlukan indikator support resistance yang mampu memberikan secara tepat dimana posisi resistance dan support yang bagus untul meletakkan posisi buy atau sell. Untuk itu digunakan indikator PZ support resistance yang bisa kalian download disini: Indikator suppport resistance paling baik.

Dalam keterangan gambar diatas, sudah diberi keterangan support dan resistance pada garis putih datar setelah terjadi breakout, garis tersebut bisa dilihat dari indikator PZ support resistance di timeframe M15 atau M30. Jika garis tersebut tidak ada maka bisa dipakai formasi cadlestcik seperti engulfing, pin bar atau morning star. Untuk kalian yang ingin belajar menggunakan posisi engulfing bisa baca artikel ini: Trading Menggunakan Formasi Engurling.

Sebagai kunci lainnya, kalian juga harus belajar menggunakan sinyal breakout dengan membaca artikel berikut: Cara Masuk Market Menggunakan Sinyal Breakout.

Indikator Pendukung

Sebagai pendukung untuk memperkuat sinyal adalah menggunakan indikator stochastic oscillator sebagai istrument tambahan dalam membaca kekuatan market. Kalian bisa memanfaatkan perpotongan garis stochastick atau membaca pola divergence atau convergence pada indikator tersebut agar memberikan hasil yang lebih maksimal.

Hal terpenting kedua adalah periode waktu, ketika kalian menggunakan indikator ini coba lihat berapa kali sinyal perpotongan dapat terbentuk dalam satu hari, hal ini penting untuk memberi gambaran berapa kali potensi trading dalam satu hari agar tidak terjadi over trading dan waktu yang terbuang dalam menunggu sinyal berikutnya akan muncul.

Itu tadi beberapa hal tentang cara rahasia menggunakan indikator bollinger bands agar mampu memberikan hasil positif. Perlu diingat bahwa setiap sinyal yang muncul tidak selamanya selalu memberi profit, tetapi perlu dicatat berapa prosentase peluang profit dibanding loss dalam periode tertentu, jika masih diatas angka 70% maka sistem tersebut masih bisa dikatakan profitable dan bagus untuk digunakan. Baca Juga: Tidak ada indikator profitable 100%