9/20/2018

3 Indikator Forex Scalping Paling Akurat

Indikator forex scalping paling akurat akan menjadi pencarian para trader saat ini. Hal ini tentu saja berhubungan dengan teknik trading yang sangat digemari oleh para trader khususnya pemula yaitu scalping.

Halo sobat jurnalforex.com, Apakah sekarang ini kamu sudah menemukan alat trading favorit, terbaik dan memuaskan? Jika belum, semoga artikel ini dapat membantu kalian menemukannya.

Hai sobat, seperti kalian ketahui bahwa setiap trader pasti memiliki keunikan tersendiri dalam menemukan cara baik itu scalping, trading harian ataupun jangka panjang. Namun jika di telisik secara  mendalam, maka ada tiga indikator utama dimana sering dipakai untuk membangun sistem yaitu trend, oscillator dan volume.

Tiga alat tersebut menjadi alat terbaik dalam membangun sistem trading karena mampu membaca trend, membaca area jenuh dan tingkat keramaian market pada saat itu.

Kenapa sistem trading harus dimiliki seorang trader, kerana dengan sistem itulah maka pofit dapat dihasilkan secara konsisten. Banyak sekali trader pemula jatuh saat awal memulai bisnis forex karena tidak memiliki sistem yang kuat dan teruji, minimal dalam akun demo mereka.

Oleh sebab itu pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang indikator forex jangka pendek terbaik dalam forex.

Daftar Isi:

Tidak Ada Indikator Profitable 100%

Sebelum kita berbicara tentang indikator scalping paling akurat, perlu diketahui bahwa dalam dunia forex tidak ada Indikator Profitable 100%. Hal ini perlu kalian sadari agar tidak frustasi ketika tidak menemukan alat ampuh dan memberikan profit dengan cepat.

Setiap alat pasti memiliki kelemahan dan kelebihan. Oleh karena itu sistem trading menjadi hal penting dalam bermain forex agar tetap bejalan sesuai rule dan peraturan dalam sistem tersebut.

Formasi menjadi salah satu bagian dalam sistem trading yang harus ditaati agar tidak terjadi over trade. Seorang trader harus setia menunggu momentum tepat agar open posisi tidak mengalami floating berkepanjangan.

Itu tadi penegasan bahwa tidak ada alat trading yang memberikan profit terus menerus tanpa kesalahan.

Indikator yang Cocok Untuk Scalping

Mengenai alat trading terbaik untuk jangka pendek dan paling akurat, jurnal forex pernah membuat artikel tersebut. Jika kalian ingin belajar silahkan buka artikel berikut ini: Indikator cocok untuk scalping.

Cara menggunakan indikator untuk scalping adalah menunggu formasi yang tepat seperti area breakout, jenuh jual, jenuh beli, atau perpotongan seperti moving average.

Dari contoh tadi, kalian akan melihat bahwa trend dan oscillator dapat dipadukan untuk melakukan trading jangka pendek.

Strategi Forex Sederhana

Untuk strategi trading jangka pendek ada beberapa poin sederhana yang bisa menjadi acuan. Mengingat prinsip dasar scalping adalah masuk market dan keluar secepat mungkin dengan mengambil poin 5-10 pip, maka ada beberapa poin penting yang menjadi catatan.

Biasanya para trader akan memanfaatkan peluang jenuh jual atau beli untuk melakukan trading. Indikator yang sering dipakai adalah oscillator dan trend seperti Stochasctick, MACD dan Bolinger Band.

Meskipun teknik jangka pendek mengandalkan kecepatan dan kuantitas trading dalam satu hari dengan mengambil beberap pip, sebaiknnya tetap berpegang pada rule atau ketentuan. Karena jika terlalu over trade dan mengabaikan sistem maka biasanya akan berakhir dengan kerugian.

Berikut Indikator Forex Scalping Paling Akurat.

Dalam forex, ada 3 alat terbaik sebagai alat analisis yaitu moving average, bollinger band dan stochastick oscillator. Tiga alat tersebut juga bisa digunakan sebagai alat untuk scalping:

Moving Average.
Moving average sebagai pembaca trend bisa juga untuk scalping. Prinsip dasar adalah melihat posisi trend di H1 dan mengambil posisi open di M15.

Untuk setting moving average dalam scalping adalah EMA 50, EMA 5, EMA 10 dan EMA 20. Sebagai penjelasannya lihat gambar di bawah ini:

indikator-forex-scalping-paling-akurat

Dari gambar AUDUSD H1 diatas terlihat bagaimana 3 EMA masih dalam trend naik dengan membentuk formasi bullish engulfing pada candlestick.

Kemudian Langkah selanjutnya untuk melakukan open posisi adalah melihat momentum di M15 seperti gambar di bawah ini:

indikator-scalping-paling-akurat

Dari gambar AUDUSD M15 terlihat bahwa EMA 5, 10 dan 20 mulai berpotongan ke atas, maka kesempatan itu adalah moment tepat untuk melakukan buy dengan mengambil beberapa pip.

Cara ini biasanya akan memberikan profit cukup akurat asal dilakukan pada saat tepat yaitu market sedang buka dan tidak ada berita fundamental berdampak tinggi muncul pada saat itu.

Itu tadi cara scalping M15 dengan menggunakan moving average. Semoga cara ini bisa menjadi pemikiran dasar teman-teman untuk memperoleh sistem trading terbaik.

Bollinger Band.
Untuk menggunakan bollinger band sebagai alat trading jangka pendek adalah dengan memperhatikan pita bawah dan pita atas pada indikator tersebut.

Mengambil sell pada saat harga menyentuh pita atas dan buy pada saat menyentuh pita bawah.

Hal penting untuk diperhatikan adalah menghindari berita fundamental kuat agar harga dapat bergerak sesuai prediksi. Untuk lebih jelasnya lihat contoh pergerakan harga berikut ini:

indikator-forex-scalping-paling-akurat


Pada area kotak putih seperti gambar di atas merupakan posisi jual dan beli. Namun untuk lebih akurat dan mudah dalam membaca sinyal biasanya dipadukan dengan indikator stochastick sebagai indikasi area jenuh jual dan beli.

Itu tadi penjelasan singkat bagaimana indikator bollinger band bisa dipakai untuk scalping.

Stochastick Oscillator

indikator-forex-scalping-paling-akurat

Untuk menggunakan stochastick oscillator sebagai alat scalping sebaiknya tetap memperhatikan trend saat itu seperti melihat pada indikator exponensial moving average (EMA) 50.

Dalam melakukan scalping dengan stochastick coba perhatikan gambar diatas. Ketika harga berhasil menembus moving average dari atas ke bawah maka ada kemungkinan harga akan turun. Waktu yang tepat untuk mengambil eksekusi sell adalah tunggu hingga indikator stochastick telah terjadi jenuh beli seperti pada kotak putih tersebut.

Ketika formasi sudah terbentuk maka bisa melakukan sell dan mengambil keuntungan beberap pip. Untuk menggunakan alat ini juga perhatikan berita fundamental, jauhi berita yang memiliki dampak tinggi dan mempengaruhi pergerakan harga.

Oke sobat sekalian, Itu tadi pembahasan sederhana tetang alat yang bisa menjadi alternatif dalam membangun sistem trading jangka pendek. Semoga 3 indikator forex scalping paling akurat ini dapat membantu kalian dalam membangun sistem trading profitable.

Tidak ada sesuatu yang instan dan pasti dalam trading forex, oleh sebab itu tetap gunakan money management dan rule dengan tepat untuk memperoleh profit konsisten. Hal ini sangat penting karena dengan kesalahan kecil bisa mengakibatkan kerugian yang fatal.

9/18/2018

Rahasia Candlestick H1 Dalam Trading Forex

rahasia candlestick h1 dalam trading forex

Rahasia Candlestick H1 Dalam Trading Forex, Hai sobat sekalian, sebagai trader kalian pasti sering mendengar istilah time frame. Tetapi bagi yang baru pertama kali menggunakan metatrader 4, pasti kalian akan bingung  apa itu dan bagaimana cara menggunakannya.

Time frame ini sangat penting untuk membangun sistem trading. Dengan melihat formasi candlestick di beberapa kerangka waktu, seorang trader akan mampu mengidentifikasi trend dan kemungkingan pergerakan selanjutnya.

Setiap melakukan analisis, setiap trader pasti akan membuka beberapa jendela grafik untuk memastikan arah trend baik itu jangka pendek, jangka menengah maupun jangka panjang.

Untuk lebih jelasnya tentang kerangka waktu ini, maka perhatikan pembahasan di bawah ini.

Apa Itu Time Frame.

Dalam bahasa trading forex, time frame dipakai untuk menjelaskan kerangka waktu setiap candlestick yang terbentuk. Dalam metatrader, secara umum kerangka waktu ini di bagi menjadi 6 bagian yaitu time frame M5, M15, M30, H1, H4, D1, Mounthly.

Kerangka waktu tersebut menggambarkan waktu yang dibutuhkan untuk membentuk satu candlestick. Sebagai contoh H1, time frame H1 menggambarkan bahwa waktu yang dibutuhkan untuk membentuk satu candlestick adalah 1 jam atau secara bahasa awam bahwa dalam selisih satu jam akan terbentuk candlestick berikutnya.

Memahami time frame ini sangat penting dalam forex, karena dalam analisis teknikal hal ini dipakai untuk melihat kekuatan trend dalam jangka pendek, jangka menengah atau jangka panjang.  Dengan memperhatikan bentuk candlestick pada kerangka waktu terntenu maka trader dapat melakukan prediksi harga selanjutnya.

Apa Rahasia Candlestick H1 Dalam Trading Forex.

Time frame H1 menjadi pilihan favorit banyak trader khususnya bagi pemain trading harian karena sejumlah alasan. Berikut ini beberapa hal unik candlestick H1 dalam trading forex:


  • Candlestcik H1 terbentuk setiap 1 jam, sehingga memberikan waktu yang relatif lebih cepat dibanding H4.
  • Candlestick H1 memiliki keakuratan yang tidak kalah dibanding kerangka waktu H4.
  • Candlestick H1 cocok untuk trading harian dengan memadukan timeframe M15 dan H4.
  • Candlestick H1 memiliki noise yang relatif lebih kecil dibanding M15.

Berikut tadi beberapa hal penting dalam candlestick H1 untuk trading forex. Banyak trader melakukan analisis dengan H1 sebagai trend jangka menengah dan mengambil titik eksekusi di kerangka waktu M15.

Cara Trading Di Time Frame H1.

Untuk melakukan trading di H1 tentu saja banyak sekali cara dan indikator yang bisa di pakai, namun pada kesempatan ini jurnalforex.com ingin memberikan contoh cara menggunakannya dengan melihat sinyal breakout di time frame M15.

Untuk cara teknikalnya silahkan baca artikel berikut: Breakout M15 sebagai level entri di H1.

Kerangka waktu M15 dan H1 memiliki keunikan yang menarik karena dalam jangka pendek, trend H1 bisa dipakai untuk melakukan trading dengan mengambil eksekusi pada posisi breakout M15.

Melalui artikel Breakout M15 tadi sebagai level entri  trend H1, kalian akan melihat bagaimana titik ideal dalam melakukan trading atau masuk market untuk menghindari posisi floating yang berkepanjangan.

Trend H1 bersifat jangka menengah, oleh sebab itu untuk mengambil keuntungan tidak bisa terlalu banyak. Secara umum target profit yang biasa diambil dari time frame H1 adalah 10-20 pip. Hal ini karena jika target profit yang diambil jauh lebih besar maka ditakutkan harga akan berbali kembali untuk mengikuti trend H4 atau D1.

Maka dari itu hal yang menjadi pedoman dalam trading forex adalah kedisiplinan dan menjauhi sifat serakah. Seorang trader harus mampu mengukur ketahanan dan peluang pergerakan dengan baik sehingga bisa memperoleh profit konsisten.

Poin Penting Dalam Bermain Trading di H1

Untuk menghindari kekeliruan dalam memakai candlestick H1, maka sebaiknya trader memperhatikan hal-hal berikut di bawah ini:

  • Hindari melakukan open posisi mendekati berita fundamental yang berdampak kuat. Sebaiknya lakukan trading setelah berita muncul dengan data yang sudah valid.
  • Perhatikan time frame H4 dan D1 untuk melihat trend jangka panjang.
  • Jangan melakukan trading secara berlebihan. Over trade tidak disarankan ketika menggunakan candlestick H1 sebagai alat trading forex.

Itu tadi berbeapa catatan dan rahasia candlestick h1 dalam trading forex. Semoga artikel ini dapat membantu kalian dalam menjalangkan trading forex sehari-hari.

9/12/2018

Indikator yang Cocok Untuk Scalping dan Paling Akurat

Indikator yang cocok untuk scalping dan paling akuratHalo sobat jurnalforex.com, pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang indikator scalping.  Alat ini cukup mudah dipakai karena secara visual dapat terlihat lebih jelas kemana harga akan bergerak.

Seperti kita ketahui bahwa dalam forex ada tiga istilah umum dimana sering dipakai dalam mengelompokan sistem trading yaitu pertama: scalping, Kedua: Daily trading serta Ketiga: swing trading. Baca: 3 strategi trading forex profit konsisten

Banyak trader pemula lebih memilih cara pretama karena beberapa alasan:

  • Ingin cepat keluar agar memperoleh profit instan.
  • Modal kecil sehingga tidak mampu menjaga ketahanan di daily atau swing.
  • Belum memiliki sistem trading forex.

Cara trading dengan teknik cepat ini sebetulnya bisa memberikan keuntungan secara konsisten asal selalu disiplin serta memegang rule dengan benar.

Namun apa boleh buat, banyak trader pemula lebih suka melanggar peraturannya sendiri sehingga akhirnya mengalami kerugian.

Alat jangka pendek paling akurat biasanya menggunakan alat umum yang sudah terpasang di metatrader  seperti moving average, bollinger band atau stochastick oscillator.

Namun pada kesempatan kali ini kita akan mencoba membahas strategi jangka pendek profitable dengan tambahan alat eksternal yaitu solar wind joy. Alat ini menyerupai MACD namun memiliki keakuratan yang lebih baik. Alat ini juga lebih mudah dibaca karena perbedaan warna antara trend naik maupun turun.

Contoh Indikator yang Cocok Untuk Scalping dan Paling Akurat



cara menggunakan  indikator yang cocok untuk scalping dan paling akurat
Indikator Scalping M15
Dari gambar diatas tampak ada perpaduan beberapa alat yaitu: Moving average, Parabolic SAR, Ichimocu Kinko Hyo, RSI, Stochastick Oscillator serta Solar wind joy dimana memiliki alasan atau tujuan tersendiri.

Cara Menggunakan:


Alat diatas dibagi menjadi 2 kelompok yaitu oscillator serta trend. Indikator trend yaitu Moving average, Ichimocu Kinko Hyo, dan Parabolic SAR. Sedangkan untuk indikator oscillator adalah RSI, Stochasctic Oscillator serta Solar wind joy.

Seperti namanya bahwa trend berfungsi untuk melihat arah pergerakan dan oscillator untuk melihat area jenuh juall atau beli.

Cara melakukan trading dengan beberapa alat tersebut cukup mudah yaitu:

Aksi Beli Ketika: Solar Wind Joy mulai berubah warna menjadi hijau, RSI berada di atas level 50, Moving average berpotongan ke atas, harga berada diatas garis kin-jun sen pada Ichimocu dan parbolic sar mulai menembus resistance dengan tanda titik berubah di bawah harga.

Aksi Jual Ketika: RSI berada dibawah level 50, Solar wind joy berubah menjadi merah, moving average berpotongan ke bawah, harga berada di bawah garis kin-jun send pada ichimocu dan parabolic SAR menembus titik support dengan terlihat titik SAR berubah di atas harga.

Itu tadi penjelasan indikator yang cocok untuk scalping dan paling akurat. Tentang penggunaannya, kalian bisa langsung mencobanya di akun demo untuk melihat faktor eksternal lain yang mempengaruhi munculnya sinyal palsu. Indikator scalping paling akurat ini akan berjalan dengan baik jika tidak ada berita fundamental yang berdampak kuat aka muncul beberapa jam kemudian. Oleh sebab itu amati selalu jadwal fundamental yang akan muncul hari itu.

9/10/2018

Tekanan Bearish Pada EURUSD 10 September 2018

terjadi tekanan bearish pada eurusd hari ini
Analisis EURUSD

Pergerakan EURSD hari ini di sesi asia terjadi koreksi setelah mengalami penurunan pasca berita NFP pada hari jumat kemarin. Tekanan bearish pada EURUSD 10 september 2018 hari ini kembali terjadi. Hal ini terlihat pada gambar diatas pada timeframe H4.

Setelah mengalami kenaikan hingga bulan Agustus kemarin, EURO kembali tertekan dengan terjadinya pembalikan arah ke bawah pada timeframe H4. Posisi ini menunjukkan tekanan bearish sedang terjadi.

Analisis teknikal:
Secara indikator teknikal, kondisi bearish ini didukung dengan beberapa gambaran pada indikator teknikal seperti.

  • Kondisi indikator stochastick sudah memasuki area jenuh beli di timeframe M15 – H1, hal ini menunjukkan kemungkinan harga akan kembali turun untuk meneruskan trend bearish.
  • RSI masih berada di bawah level 50 dan mulai menyentuh level pertengahan tersebut, sehingga ada kemungkinan harga akan turun kembali.
  • Indikator Sollar wind joy masih berada di level bearish yaitu dengan warna merah dan berada di bawah level 50.
  • Harga berada di bawah garis kijun-sen pada indikator ichimoku.
  • Harga dibawah perpotongan MA 5, 10 dan 20.

Dari kondisi ini, kemungkinan harga kembali turun lebih dominan, tapi tentu saja money management harus tetap dijaga.

Untuk trading hari ini posisi sell di area 1.1585 memberikan peluang untuk memperoleh profit dengan mengambil target profit 20 pip di harga 1.1565. Sebagai pertahanan untuk loss bisa diletakan stop loss di harga 1.1600.

Perlu di ingat bahwa dalam trading forex selalu terjadi kemungkinan yang tebalik, maka analisis ini tidak menjamin 100% keberhasilan, maka dari itu kami tidak bertanggung jawab atas kerugian yang anda alami dalam setiap trading.

Namun perlu kami ingatkan bawah money management adalah kunci pertahanan agar akun anda tidak cepat terkena margin call dan mengalami kerugian yang terlalu besar karena tidak meletakkan stop loss dalam setiap trading.

Itu tadi sekilas gambaran analisis EURUSD hari ini bawa terlihat Tekanan bearish pada EURUSD 10 September 2018

Baca Juga: Berguru Airdrop
This Is The Newest Post