10/10/2017

Posisi Harga Dollar Hari Ini

Harga dollar hari ini; Pasangan dollar hari ini; Perkembangna Dollar Hari ini
Dollar Hari Ini  Flickr.com

Hari Selasa ini Dollar kembali menurun tipis terhadap Yen karena rasa khawatir para investor terhadap kondisi politik antara AS dan Korea Utara. Di sisi lain Euro sudah mencapai level tertingginya dalam satu minggu ini dikarenakan data perdagangan negara Jerman yang sangat optimis serta komentar yang hawkish dari pejabat Bank Sentral Eropa.

USDJPY telah mencapai harga 112,56 atau turun sekitar 0,12%. USDJPY telah meraih level tertinggi setelah muncul data pertumbuhan upah Amerika Serikat pada hari jumat kemarin yang memberikan sinyal positif serta rasa optimis sebelum akhirnya melemah kembali dengan munculnya isu ketegangan politik antara AS dan Korea Utara. Harga USDJPY telah mencapai level 113,43.

Harga Yen kembali membaik setelah muncul laporan bahwa ada persiapan untuk kembali melakukan uji coba rudal jarak jauh oleh Pyongyang.

Dengan kondisi yang tidak kondusif, akhirnya membuat harga Indeks Dollar AS mengalami penurunan 0,24% menjadi 93,33. Indeks Dollar AS memiliki peranan untuk mengukur kekuatan greenback terhadap beberapa mata uang mayoritas.

Euro merangkak naik lebih tinggi, harga EURUSD telah mencapai 1,1776 atau 0,31% sejak tanggal 4 Oktober kemarin.

Mata uang tunggal ini mengalami kenaikan karena dukungan fundamental yaitu data ekspor Jerman yang melebihi dari angka bulan Agustus kemarin. Kondisi ini memberikan gambaran bahwa kondisi kawasan Euro sedang tampil baik di kuartal ketiga ini.

Kekuatan EURO semakin dipertajam dengan pernyataan dewan eksekutif ECB pada hari senin kemarin yang menyampaikan bahwa bank tersebut akan mengurangi secara bertahap pembelian asetnya tahun depan dalam rangka menghentikan program sama sekali.

Untuk sterling bergerak lebih tinggi terhadap dollar, harga hari ini naik 0,17% menjadi 1,2164

GBPUSD mengalami rebound dari posisi terpuruknya dalam satu bulan ini di angka 1.3026 pada hari senin kemarin. Hal ini dipicu munculnya data yang memperlihatkan bahwa kenaikan biaya tenaga kerja ditambahkan untuk melihat ekspektasi kenaikan dan Perdana Menteri Inggris Theresa May yang kelihatannya menangkis tantangan terhadap kepemimpinannya.

Sedangkan untuk pasangan mata uang AUDUSD terjadi kenaikan sebesar 0,39% dengan harga 0,7780.  Hal lain terjadi pada pasangan NZDUSD yang mengalami penurunan mendekati harga terendah empat bulan terakhir di harga 0,7066.

The kiwi terpaksa harus menghadapi tekanan jual yang cukup panjang setelah bakal calon pemimpin Selandia Baru pasca pemilu dari partai nasionalis menyampaikan bahwa eksportir harus mengalami penurunan karena kondisi hasil pemilu yang belum pasti.

Sumber Artikel: Investing.com

10/06/2017

Kondisi Politik Sangat Mempengaruhi Harga Pound Inggris

Kondisi politik di Inggris belum begitu kondusif pasca Brexit. Ketidakpastian ini masih berlangsung  dimana PM Theresa May bisa digulingkan oleh partainya sendiri. Hal ini tentu saja sangat mempengaruhi sentimen pasar terhadap harga Pound Inggris.

Sejak hari Jumat kemarin GBPUSD terus mendapat tekanan melalui sesi Asia dan kepercayaan publik terhadap kenaikan suku bunga AS pada bulan desember tahun ini menjadi pendorong pergerakan turun mengikuti penguatan greenback.

Pasar masih percaya bahwa potensi kenaikan suku bunga masih kuat yaitu berkisar 70% pada akhir tahun 2017. Hal tersebut juga diperkuat dengan data ekonomi AS yang cenderung membaik.

Kepercayaan pasar semakin diperkuat dengan rencana adanya reformasi pajak yang akan dilakukan oleh Presiden Donald Trump. Hal tersebut telah mengangkat harga Indeks Dollar AS naik ke level tertinggi pada 7 minggu terakhir serta membawa pergerakan harga GBPUSD berada di bawah 1,3100 mendekati harga terendah bulan ini.

Hari ini akan dirilis data ekonomi AS yaitu laporan NFP yang menjadi fokus market untuk melihat perkembangan ekonomi AS. Market akan melihat kondisi jangka pendek greenback melalui data tersebut. Sedangkan untuk posisi GBP hari ini juga akan dipengaruhi oleh data pelepasan Halifax House Price (HPI) dan pidato dari Kepala Ekonomi BOE Andy Haldane.

Dari data teknikal hari ini, GBPUSD sudah terkonfirmasi melalui timeframe H4 bahwa harga berhasil menembus garis trendline sebagai support jangka pendek serta support horisontal di harga 1.3150. Dengan kondisi oversold yang masih jauh maka kemungkinan harga pasangan ini akan memperpanjang lintasannya turun ke bawah lebih dalam pada waktu dekat.

Tekanan pada GBPUSD pada sesi asia masih berlangsung pasca brexit
Grafik GBPUSD Timeframe H4

Penurunan dimungkinkan akan berlangsung untuk menuju support terdekatnya yaitu 1.3050 sebelum akhirnya harga akan kembali turun untuk menuju 1.2980.

Namun ada kemungkinan lain yaitu harga kembali naik untuk melakukan koreksi jangkat pendek. Untuk itu rintangan harga pada 1.3150 menjadi penentu apakah harga akan terus berlanjut turun atau justru sebaliknya akan bergerak naik untuk melakukan konsolidasi kembali.

Berita NFP malam ini akan menjadi tolak ukur untuk pergerakan dollar dalam beberapa waktu ke depan. Maka dari itu memantau pergerakan harga serta menunggu data NFP muncul adalah langkah yang lebih baik dalam trading hari ini.

Jangan lupa selalu sertakan money management terukur dalam setiap tindakan trading agar tidak terjadi kerugian yang diluar batas kewajaran.

10/04/2017

Bank Dunia Memperkirakan Pertumbuhan Ekonomi Asia 2017 Akan Mencapai 6,4%

Bank Dunia Memperkirakan Pertumbuhan 0,64% untuk Asia Timur
Bank Dunia © www.Elshinta.com

Pada hari rabu ini 4 Oktober 2017, Bank dunia melakukan revisi terhadap perkiraan perkembangan ekonomi di Asia Timur dan Pasifik khususnya pada negara berkembang menjadi 6,4 %, naik 0,2 % dibanding dengan angka sebelumnya  pada bulan April.

Data-data tersebut belum termasuk negara maju seperti Jepang dan Korea Selatan. Angka pertumbuhan tertinggi dipegang oleh China dengan proyeksi naik 0,2 poin menjadi 6,7 persen. Hal tersebut disampaikan oleh Bank Dunia dalam data update kondisi ekonomi Asia Timur dan Pasifik.

Berbarengan dengan semakin kuatnya permintaan domestik di kawasan negara maju, hal ini tentu saja sangat menguntungkan dan mendukung perekonomian di negara-negara berkembang di Pasifik dan Asia Timur. Pertumbuhan ekonomi di beberapa negara mengalami penguatan serta pemulihan pada harga komoditas yang moderat. Selain itu terjadi pemulihan terhadap pertumbuhan perdagangan secara global.

Tetapi dengan kondisi yang tidak kondusif antara Amerika dan Korea Selatan terhadap ancaman nuklir yang terus digencarkan oleh Pimpinan Kim Jong Un dianggap  sebagai faktor yang mungkin akan berdampak buruk terhadap potensi perbaikan ekonomi di kawasan tersebut.

Dari laporan yang sama, Pertumbuhan wisata dan ekspor negara Thailand mengalami pertumbuhan yang cepat dari prediksi bulan April lalu.

Sedangkan kondisi rebound pada sektor pertanian dan manufaktur sangat mendukung kondisi ekonomi Vietnam. Untuk Indonesia telah mengalami kenaikan data upah riil dan mendorong tingkat daya beli pada masyarakat.

"Potensi perkembangan ekonomi global yang relatif membaik sangat bagus untuk memberikan peluang baru bagi negara-negara berkembang dalam mengurangi risiko sambil melakukan reformasi yang bisa mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang" Ungkap Sudhir Shetty, Kepala Bank Dunia bagian Ekonom di wilayah Asia Timur dan Pasifik.

"Meminimalkan tingkat risiko terhadap stabilitas beberapa sektor diantaranya sektor keuangan dan kemampuan daya saing, termasuk juga lewat integrasi regional yang lebih baik." kata Shetty

Dalam laporan tersebut, pertumbuhan negara China akan mengalami pertumbuhan menjadi 6,4% pada tahun 2018. Hal ini disebabkan oleh pergeseran investasi di negara China sehingga pertubuhan berbasis konsumsi cenderung berlanjut.

Beberapa negara yang termasuk sebagai negara berkembang di kawasan Asia Timur dan Pasifik adalah Kamboja, Indonesia, China, Laos, Malaysia, Myanmar, Mongolia, Papua Nugini, Thailand, Philipina, Timor Leste, Vietnan dan negara-negara kepulauan pasifik.

Sumber Artikel: http://mainichi.jp

Dollar Mengalami Penurunan Terhadap Mata Uang Mayoritas

harga dollar menurun terhadap mata uang lainnya
Dollar Hari Ini

Dollar mengalami penurunan dari level tertingginya terhadap beberapa mata uang mayoritas pada hari rabu. Hal ini dipicu oleh kabar gagalnya Presiden AS Donald Trump dalam menentukan pengganti pimpinan The Fed berikutnya yang dinilai publik kandidat tersebut kurang hawkish.

Dollar ditutup setelah Menteri Keuangan AS menyatakan dukungannya terhadap Gubernur Federal Jerome Powell daripada mantan Gubernur Kevin Warsh.

Sebetulnya kedua calon tersebut merupakan kandidat terbaik untuk menggantikan posisi Pimpinan The Fed saat ini Janet Yellen yang akan berakhir masa jabatannya bulan februari tahun depan. Namun Jerome Powell dinilai lebih baik daripada Kevin Warsh karena pengalamannya lebih banyak seperti halnya waktu itu ia mengkritik program pembelian obligasi The Fed pada masa lalu.

Dollar mengalami rally sejak awal minggu ini karena publik menilai Kevin Warsh adalah calon kuat untuk menggantikan pimpinan The Fed saat ini yaitu Janet Yellen.

Nilai Indeks Dollar berhasil menyentuh angka 93,92 dan mengungguli level tertingginya pada 11 februari kemarin 93,57 setelah rilis data manufaktur AS yang semakin menguat.

Menurut penyampaian dari Shinichiro Kadota, ahli strategi FX di Braclays “Dollar belum lama ini mengalami penguatan karena keyakinan publik terhadap kenaikan suku bunga Fed yang akan dilakukan pada bulan Desember tahun ini, selain itu juga harapan akan terjadinya potongan pajak.”

Ia menambahkan "Kenaikan suku bunga di bulan Desember tergantung dari kesepakatan perpajakan yang mungkin terjadi"

Kondisi market saat ini menilai tingkat keyakinan terjadi kenaikan suku bunga pada bulan Desember sebesar 70%.

Euro berada pada harga $1.1766 dan mengalami kenaikan 0,2% dari awal pembukaan harga bulan ini $ 1.16955

Mata uang gabungan ini mengalami kekhawatiran terhadap kisruh politik dan sosial di Catalonia.

Pada hari selasa kemarin, Raja Spanyol Felipe VI menuduh bahwa pimpinan separatis Catalan telah melanggar prinsip-prinsip dalam berdemokrasi dan memecah belah warga Catalan. Sedangkan Pimpinan Catalonia Carles Puigdemont  menyatakan bahwa akan mendeklarasikan kemerdekaan atas wilayah tersebut dalam beberapa hari ke depan.

Pergerakan Dollar melawan Yen juga mulai berhenti, Dollar AS tidak mampu menembus area resistance di 113,25 dalam beberapa minggu terakhir. Dollar kembali turun 0,2% ke harga 112,65 Yen.

Jepang sedang mengalami ketidakpastian harga menjelang dilangsungkannya pemilu tanggal 22 Oktober. Perdana menteri Shinzo Abe mendapat perlawanan dari parti baru yang sedang populer dibawah pimpinan Gubernur Tokyo Yuriko Koike. Hal ini membuat mata uang Yen sedang menjadi pengamatan publik.

Harga Pound mengalami penurunan di harga $ 1,3222 pada hari rabu, hal ini merupakan harga terendah selama tiga minggu. Kondisi ini dipicu oleh data yang mengejutkan terhadap kontraksi pada sektor konstruksi yang berdampak pada kekhawatiran terhadap ketidakpastian ekonomi setelah Inggris keluar dari Uni Eropa.

Dollar Australia kembali terpantul setelah mengalami penurunan beberapa bulan kemarin pada hari selasa setelah Gubernur RBA menyatakan bahwa kondisi harga Australia yang lebih tinggi akan membawa kondisi ekonomi yang membaik serta tingkat inflasi yang mendekati target.

Harga dollar Australia kembali naik 0,2% di harga $0,7850 pada hari selasa kemarin di atas level terendah 0,7785.

Sumber Berita: http://www.reuters.com (4/10/2017)

10/03/2017

Pernyataan Philip Lowe Gubernur Reserve Bank of Australia

Pernyataan Gubernur Reserve Bank of Australia Philip Lowe
Philip Lowe © www.alchetron.com

Pada pertemuan kali ini (3/10/2017), Dewan menetapkan untuk tetap mempertahankan tingkat suku bunga 1,5%.

Keadaan ekonomi global secara umum sudah mulai membaik, peluang lowongan pekerjaan di beberapa negara maju semakin meningkat di atas perkiraan, walaupun belum begitu pasti. Kondisi ekonomi China dipengaruhi oleh meningkatnya pengeluaran dan pembangunan infrastruktur serta properti. Meningkatnya jumlah hutang terus memberikan risiko jangka menengah. Kondisi perdagangan Australia diprediksikan akan mengalami penurunan dalam beberapa periode ke depan meskipun masih dalam tingkat yang relatif lebih tinggi.

Tingkat pertumbuhan upah pekerja relatif rendah di beberapa negara bagian, begitu juga dengan inflasi inti. Keadaan inflasi inti secara umum lebih rendah dibanding pada awal tahun, secara umum memperlihatkan penurunan harga minyak dibanding tahun sebelumnya.

Di Negara Amerika Serikat, The Fed telah memberikan sinyal bahwa akan memberikan proses normalisasi neraca mulai bulan oktober dan kemungkinan akan menaikkan suku bunga pada akhir tahun. Di negara-negara maju lainnya, sudah kecil harapan untuk pelonggaran moneter tambahan. Market keuangan sudah berfungsi dengan efektif dan tingkat vollatilitas dalam tingkat rendah.

Kondisi ekonomi Australia mengalami peningkatan sebesar 0,8 persen pada kuartal juni ini. Dari data dan hasil terakhir lainnya masih konsisten terhadap ekspektasi Bank Dunia yang menunjukkan pertumbuhan perekonomian Australia akan meningkat secara bertahap beberapa tahun ke depan.

Dari beberapa data menunjukkan bahwa selama beberapa bulan ini, terdapat sinyal yang lebih konsisten bahwa tingkat investasi bisnis non-pertambangan mengalami peningkatan. Kondisi yang membaik ini mengindikasikan tren yang positif dan disambut baik. Dari hasil beberapa survei menunjukkan kondisi bisnis yang semakin membaik dan berada pada tingkat tinggi dan utilisasi kapasitas yang meningkat. Pertumbuhan investasi infrastruktur sangat mendukung potensi tersebut. Dengan kondisi ini, nilai pertumbuhan upah riil yang melambat serta jumlah hutang rumah tangga yang tinggi mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan pengeluaran rumah tangga.

Peluang kerja semakin meningkat beberapa bulan terakhir. Hal ini terjadi di hampir semua negara bagian dan didukung oleh tingkat partisipasi angkatan kerja yang meningkat. Dari beberapa indikator menunjukkan bahwa pertumbuhan tingkat pekerjaan akan mengalami peningkatan selama beberapa tahun ke depan dan tingkat pengangguran diprediksikan akan turun secara bertahap.

Tingkat upah pekerja masih relatif rendah. Hal ini diprediksikan akan tetap berlangsung beberapa waktu ke depan, meskipun tingkat peluang tenaga kerja semakin bertambah diharapkan pertumbuhan upah akan naik secara bertahap. Tingkat inflasi masih relatif rendah, namun diprediksikan akan mengalami peningkatan secara bertahap bersamaan dengan perbaikan kondisi ekonomi.

Dollar Australia dinilai mengalami peningkatan hingga pertengahan tahun seiring dengan penurunan harga Dollar AS. Kenaikan nilai tukar ini sangat diharapkan mampu memberikan konstribusi terhadap tekanan harga yang semakin berlanjut dalam perekonomian. Kondisi ini juga berpengaruh terhadap potensi output dan lowongan kerja. Nilai tukar yang lebih tinggi diprediksikan akan memberikan peningkatan aktivitas ekonomi dan tingkat inflasi yang lebih pelan dari perkiraan saat ini.

Kondisi pertumbuhan hutang perumahan sudah melampaui tingkat pendapatan rumah tangga yang melambat beberapa lama ini. Untuk menanggulangi tingkat risiko jangka menengah terhadap besarnya hutang rumah tangga, APRA sudah menyampaikan beberapa langkah pengawasan. Efek beberapa pembatasan dalam kondisi kredit, tingkat pertumbuhan pinjaman oleh investor agak pelan beberapa saat ini.

Untuk kondisi pasar perumahan, beberapa situasi beragam di beberapa negara bagian. Harga rumah semakin meningkat pesat di beberapa market, sementara di negara bagian lain sedang mengalami penurunan. Di sydney, harga perumahan telah mengalami peningkatan yang sangat signifikan, ada beberapa sinyal bahwa kondisi ekonomi semakin membaik. Sedangkan di Ibu kota timur, Jumlah stok apartemen cuku banyak akan mulai muncul beberapa tahun ke depan. Sewa apartemen tetap rendah di beberapa kota.

Kondisi suku bunga yang relatif rendah semakin mendukung ekonomi Australia. Dengan memperhatikan beberapa data yang ada, Dewan menilai bahwa tetap mempertahankan kebijakan pada tingkat suku bunga yang tidak berubah akan memberikan konsistensi tingkat pertumbuhan ekonomi yang lebih baik ke depan dan mencapai tingkat inflasi yang diharapkan secara bertahap.

Sumber Artikel: www.rba.gov.au

9/28/2017

3 Peristiwa Penting Hari Ini Terhadap USD, GBP dan JPY

peristiwa penting yang berpengaruh pada USD, GBP dan JPY
3 Peristiwa Penting Hari Ini © forexfactory.com

Hari ini, 28 September 2017 perhatian pasar kembali ditujukan pada 3 peristiwa penting yang mungkin akan berdampak kuat terhadap pergerakan harga beberapa pasangan  mata uang.

3 Peristiwa penting yang patut menjadi perhatian terhadap pergerakan USD, GBP dan JPY yaitu:

Pidato Gubernur BOJ

Rencananya hari ini akan dilangsungkan pidato Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda di Nasional Sekuritas Industri Pukul 13.35 WIB. Dalam beberapa pandangannya melalui pidato atau konferensi pers biasanya akan memberikan isyarat secara halus terhadap kebijakan ekonomi Jepang ke depan. Hal ini tentu saja bisa berdampak kuat terhadap pergerakan harga karena Investor sedikit tahu bagaimana situasi yang akan terjadi ke depan.

Pidato ini dilakukan beberapa hari setelah isu pemilihan satu tahun lebih awal untuk mencari mandat tentang kebijakan moneter baru di tengah tekanan terhadap Korea Utara yang disampaikan oleh Perdana Menteri  Jepang Shinzo Abe.

Secara umum, kondisi Jepang yang lebih kondusif dianggap sebagai mata uang safe haven dibanding mata uang lainnya. Namun baru-baru ini mengalami penurunan terhadap harga dollar ditengah optimisme pasar terhadap kenaikan suku bunga AS pada akhir tahun.

Pidato Gubernur BOE.

Hari ini, Pukul 15.15 WIB rencana akan diselenggarakan konferensi Bank of England merayakan 20 tahun kemerdekaan di London. Dalam acara tersebut, Gubernur BOE Mark Carney dijadwalkan akan memberikan sambutan pembuka.

Sambutan tersebut akan berdampak pada penguatan GBP jika mengisyaratkan situasi yang lebih hawkish. Pidato ini disampaikan di tengah isu kuat bahwa akan terjadi kenaikan suku bunga yang pertama setelah beberapa dekade di bulan november.

Data Ekonomi AS.

Hari ini akan dirilis angka PDB AS kuartal ke dua sebagai tolak ukur pendapatan domestik bruto yang akan berakhir pembacaannya pada hari kamis. Dari data pengamat mengisyaratkan akan terjadi kenaikan PDB sebesar 3% dibanding kuartal sebelumnya.

Selain data PDB, hari ini juga akan dirilis jumlah penduduk AS yang mengajukan klaim asuransi pengangguran selama sepekan terakhir. Para pengamat memperkirakan peningkatan sejumlah 269K dimana sebelumnya berada pada angka 259K. Angka yang lebih kecil dari forecast akan berdampak kuat pada menguatnya harga USD.

Berikut tadi beberapa hal yang perlu menjadi perhatian pada trading hari ini. Mengambil posisi yang tepat dalam rangka memanfaatkan momen berita akan memberikan hasil yang positif. Pergunakan money management yang terukur agar tidak terjadi kerugian yang terlalu besar.

Sumber Referensi: www.investing.com

9/27/2017

Dollar Mereda Setelah Pidato Yellen di Cleveland

Dollar mereda setelah pidato Janet Yellen
Janet Yellen © wikimedia.org

Pada hari selasa kemarin 26 September 2017, sejak pasar Asia dibuka dollar mulai menguat terhadap sebagian besar mata uang mayoritas. Pergerakan semakin kuat ketika pasar Eropa mulai buka dan bahkan market mengabaikan data-data ekonomi lainnya.

Dollar mulai mereda terhadap beberapa mata uang setelah pidato Ketua FED Janet Yellen yang disampaikan di Cleveland. Para investor sedikit ragu dengan masa depan suku bunga di AS karena tingkat inflasi yang rendah. Sehingga mengurangi kemampuan bank sentral untuk memperbaiki kebijakan moneter ketika terjadi tekanan pasar.

Melalui berita Investing.com (27/9/2017) berikut ini ada beberapa keterangan yang disampaikan oleh Janet Yellen di Cleveland Rabu dini hari.

Secara umum kebijakan menaikan suku bunga secara bertahap adalah kebijakan yang paling tepat untuk saat ini. Bahkan Yellen menambahkan bahwa “Sangat tidak bijaksana jika kebijakan moneter harus ditahan dan menunggu inflasi mencapai 2%”.

“Laju inflasi yang renda seperti saat ini adalah angka yang tidak diharapkan karena bisa mengarah pada rendahnya pengaturan tingkat dana federal di saat kondisi normal. Selain itu bisa memberi dampak sempitnya ruang lingkup dalam menentukan kebijakan moneter menghadapi resesi”

Pidato Janet Yellen disampaikan setelah beberapa jam Greenback mengesampingkan beberapa berita ekonomi seperti tingkat kepercayaan konsumen dan sektor perumahan.

Pada hari Selasa, data yang dirilis dari departemen perdagangan AS menyatakan bahwa penjualan rumah baru mengalami penurunan sekitar 3,4% di bulan yang sama tahun lalu sebesar 560.000 unit dan ini adalah tingkat penjualan yang paling rendah sejak Desember 2016.

Sedangkan para ekonom memperkirakan terjadi kenaikan jumlah penjualan rumah baru bulan lalu di angka 588.000 atau naik 3,3 %.

Selain data penjualan rumah baru, sektor kepercayaan konsumen juga mengalami penurunan  menjadi 119,8 pada bulan ini dibanding tingkat kepercayaan bulan lalu yang mencapai angka 120,4. Hal ini disampaikan oleh sebuah kelompok riset pasar, Conference Board.

Tetapi dengan data beberapa penurunan ini, harga dollar cenderung stabil karena kondisi yang lemah pada Euro dan Yen.

EUR/USD mengalami penurunan sebesar 0,41% pada harga 1,1789 hal ini karena kekhawatiran terhadap kondisi pemerintahan Jerman karena kemenangan Angela Merkel belum mampu untuk membentuk pemerintahan secara langsung namun dibutuhkan koalisi dengan partai lainnya.

USD/JPY merangkak naik setelah keputusan dari perdana menteri Jepang Shinzo Abe untuk menyelenggarakan pemilu 1 tahun lebih cepat karena dia mencari mandat untuk menentukan kebijakan moneter menghadapi “krisis nasional” di bawah tekanan korea utara.

GBP/USD terjadi penurunan 0,08% di angka $1,3456 dan USD/CAD turun 0,27% di angka 1,2337.

Sumber berita: Investing.com (26/7/2017).

9/26/2017

Jurnal Trading Forex AUDUSD 25-26 September 2017

Halo sobat Jurnalforex.com, kali ini saya ingin menulis tentang hasil trading kemarin dengan mempertimbangkan beberapa kondisi baik secara fundamental maupun teknikal.

Jurnal trading forex kali ini akan membahas open posisi di AUDUSD pada tanggal 25-26 September 2017.

Untuk lebih jelas bagaimana saya melakukan pertimbangan teknikal maupun fundamental maka kamu bisa baca pada artikel:

Artikel Menarik Lainnya:
AUDUSD Dalam Tekanan Bearish

Namun untuk lebih jelas, saya akan mencoba menjelaskan sedikit beberapa pertimbangan teknikal pada trading kali ini:

pergerakan harga jurnal trading forex AUDUSD
AUDUSD H4

Dari gambar di atas mungkin kamu sudah mengerti alasan open posisi SELL pada AUDUSD di timeframe H4. Tetapi bagi yang belum paham, kalian bisa membaca beberapa pembahasan saya kali ini.

Bila dilihat dari timeframe H4 AUDUSD di atas tampak terlihat posisi breakout harga yang terjadi terhadap garis trendline dan posisi support 0,7954 pada tanggal 21 September 2017.  Namun dengan adanya berita dari RBA yang melaporkan perlambatan beberapa sektor di Australia maka ada kecenderungan harga kembali turun setelah melakukan koreksi hingga harga 0,7985.

Kondisi downtrend ini juga diperkuat dengan sinyal perpotongan 3 MA (20,50,100). Sebuah potensi pembalikan arah setelah harga cenderung uptrend sejak bulan Agustus 2017 kemarin. Ditambah lagi keyakinan market terhadap keterangan FED yang tetap akan menaikkan suku bunga secara bertahap hingga akhir tahun ini masih cukup kuat.

Situasi ini sangat ideal untuk melakukan SELL ketika didukung oleh teknikal maupun fundamental. Maka dari itu saya melakukan sell pada harga 0,7953 setelah konfirmasi koreksi lebih terlihat jelas.

harga terbaru H4 AUDUSD
Harga Terbaru AUDUSD H4

Dengan melakukan open posisi berdasar timeframe H4, maka dibutuhkan beberapa waktu untuk bisa melihat reaksi pergerakan harga.

Untuk trading kali ini dibutuhkan 2 hari untuk bisa mencapai target profit yang diharapkan. Informasi ini penting untuk mengetahui bagaimana sistem trading itu berjalan dan berapa waktu yang dibutuhkan secara ideal berdasar timeframe H4.

Dari gambar diatas, kamu bisa lihat pergerakan harga kembali turun sesuai dengan prediksi yaitu mencapai target profit 0,7916.

hasil jurnal trading forex AUDUSD

Dari trading kali ini, saya berhasil memperoleh profit 370 poin atau 37 pip. Dalam jurnal trading kali ini saya tidak membicarakan berapa besar yang diperoleh tetapi bagaimana sistem trading itu harus diterapkan dengan benar dan bisa menghasilkan profit secara konsisten.

Jurnal trading forex AUDUSD ini saya buat untuk catatan pribadi saya dan sekalian sebagai bahan evaluasi bersama, siapa tahu dari teman-teman semua yang membaca artikel ini ada yang pingin belajar bersama melalui blog ini.

EURUSD Berpotensi Bearish Menjelang Pidato Yellen

Potensi bearish pada harga EURUSD
EURUSD H4

Pada hari senin kemarin, harga EURUSD bergerak turun sekitar 50 pip dari harga pembukaan awal pekan ini. Hasil pemilu Jerman tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap pergerakan EURO setelah Kanselir Angela Marker harus membangun koalisi dengan partai lain untuk bisa membentuk pemerintahan. Suara pendukungnya berkurang setelah sebagian rakyat jerman beralih ke partai alternatif Anti-Imigrasi untuk Jerman (AfD).

EURUSD berpotensi untuk bearish beberapa hari ini menjelang pidato Yellen di Cleveland dengan judul “Inflation, Uncertainty, and Monetary Policy”.

Pada pembukaan pasar hari ini, 26 September 2017 harga EURUSD turun 0,01% di harga 1,1848.

Setelah pertemuan FOMC minggu kemarin dimana Fed tetap mengisyaratkan kenaikan suku bunga secara bertahap hingga akhir tahun. Kini pasar kembali menunggu gambaran ke depan tentang perkembangan kebijakan ekonomi AS dalam sesi tanya-jawab pidato Yellen tersebut.

Dalam laporan FOMC minggu kemarin, Duedly menyampaikan bahwa FED masih dalam jalur yang benar untuk tetap menaikan suku bunga secara bertahap hingga akhir tahun ini.

“Saya memprediksikan inflasi tetap akan naik dalam kondisi stabil di kisaran 2% jangka menengah” selain itu ia menambahkan “Sebagai tanggapan, FED akan menghapus beberapa kebijakan moneter secara bertahap” Ungkap Duedly melalui Investing.com.

Melihat grafik pergerakan EURUSD timeframe H4 hari ini, 26 September 2017 ada beberapa data menarik yang bisa di analisis. EURUSD berpotensi bearish setelah harga berhasil menembus support 1.1875.

Setelah rally panjang EURO mengembang dan terus merangkak naik terhadap Dollar, Pidato Yellen akan menjadi kunci gambaran ekonomi ke depan AS. Harga support 1.1875 kini menjadi resistance terdekat yang berpotensi menjadi titik balik untuk melanjutkan posisi downtrend jangka panjang.

Jika dilihat dari posisi indikator Stochastick Oscillator yang sudah masuk ke area jenuh jual, maka ada kemungkinan harga akan terkoreksi terlebih dahulu untuk membangun kekuatan harga agar bisa turun lebih dalam.

Di tengah isu ketegangan antara AS dan Korea Utara, segala kebijakan menjadi sorotan penting para investor dalam menentukan langkahnya. Kejadian yang luar biasa dan mendadak bisa saja terjadi di luar prediksi.

Artikel Menarik Lainnya:

AUDUSD Dalam Tekanan Bearish


Namun mengingat optimisme The Fed terhadap perkembangan ekonomi AS yang berada dalam jalur yang tepat untuk tetap mempertahankan Inflasi di sekitaran angka 2% dan potensi kenaikan suku bunga secara bertahap hingga akhir tahun, maka kekuatan Dollar bisa saja bangkit kembali terhadap beberapa mata uang mayoritas.

Strategi Trading:
SL: 1.1947
OP: 1.1895
TP: 1.1850

Catatan:
Analisis ini hanya bersifat prediksi dan tidak 100% akurat. Untuk itu segala keputusan trading ada di tangan Anda. Gunakan money management yang tepat untuk menjaga kerugian yang terlalu besar. Kami tidak menganjurkan Anda untuk melakukan trading, segala resiko dan keputusan sepenuhnya ada di tangan Anda.

9/25/2017

AUDUSD Dalam Tekanan Bearish Jangka Pendek

AUDUSD dalam tekanan turun dengan sinyal death cross
AUDUSD H4

Pergerakan USD hari ini, 25 September 2017 tidak terlalu signifikan. Hal tersebut dikarenakan sedikitnya laporan ekonomi yang dirilis pada awal pekan ini. Sejak pembukaan pasar pagi ini, USD bergerak menguat terhadap beberapa pasangan mata uang mayoritas tidak terkecuali AUD.

AUDUSD bergerak dalam tekanan bearish terhadap dollar. Setelah pekan kemarin RBA melaporkan beberapa perlambatan ekonomi di beberapa sektor, hal tersebut membuat pergerakan koreksi terhenti di harga 0,7985.

Melalui analisis teknikal, ada kemungkinan harga AUDUSD akan kembali turun ke harga 0,7909 dalam jangka pendek. Hal ini terlihat dari perpotongan 3 MA (20,50,100) sebagai momen death cross. Selain itu harga berhasil breakout pada support terdekat 0,7954 sehingga potensi untuk menuju support di bawahnya 0,7909 akan semakin kuat.

Melihat sinyal Indikator Stochastick Oscillator yang ada seperti pada gambar di atas juga memperlihatkan dominasi downtrend dengan posisi garis pita berada di bawah level 50.

Untuk menjaga money management dan mencegah resiko terlalu tinggi, maka pada kesempatan kali ini Stop loss berada pada posisi 0,7988 dan Target Profit 0,7916.

Mengingat dalam trading forex tidak ada sebuah prediksi yang pasti, maka kunci utama dalam menjaga setiap langkah trading adalah money management. Hal tersebut dipakai untuk menjaga semua profit yang sudah diperoleh agar tidak hangus dalam satu kesalahan trading.

Analisis ini hanya bersifat prediksi dan tidak 100% akurat. Maka dari itu segala keputusan trading kami serahkan kepada Anda pribadi dan kami tidak menyarankan Anda untuk mengikuti langkah ini jika dirasa analisis ini kurang tepat menurut Anda.
This Is The Newest Post