Skip to main content

Emas XAU/USD: Mengungkap Tren Kenaikan Terbaru

kenaikan%20harga%20emas

JurnalForex.com - Pelemahan yang konsisten dalam nilai dolar AS dan ketegangan geopolitik global telah menciptakan kondisi yang mendukung penguatan harga emas XAU/USD. Harga emas terus merangkak naik, mencapai tingkat resistensi $2007 per ons sebelum menetap di sekitar $2002 per ons menjelang penutupan minggu ini.

Melemahnya dolar AS, bersamaan dengan perlambatan inflasi dan dampaknya terhadap harapan pengetatan kebijakan bank sentral AS, menjadi faktor kunci yang memperkuat tren penguatan emas.

Prakiraan Harga Emas dalam Beberapa Hari Mendatang

Penurunan Tingkat Inflasi dan Siklus Suku Bunga Global

Tingkat inflasi cenderung menurun, dan bank sentral global nampaknya mengendurkan siklus kenaikan suku bunga mereka.

Meskipun ada sedikit tanda-tanda perlambatan ekonomi global yang lebih signifikan, emas, sebagai tempat berlindung dan penyimpan nilai selama ketidakpastian pasar, tidak mengalami penurunan seperti yang diperkirakan.

Baca Artikel Lainnya:

Investor pun bingung, apakah harus mendapatkan eksposur terhadap emas melalui kepemilikan fisik, saham, atau melalui dana yang diperdagangkan di bursa (ETF).

Faktor-Faktor Pendukung Kekuatan Relatif Emas

Beberapa alasan di balik kekuatan relatif emas tahun ini sudah terlihat jelas. Konflik yang memungkinkan meluas, seperti di Ukraina dan Israel, turut mempengaruhi pasar.

Selain itu, fluktuasi pasar saham dan obligasi pada waktu yang berbeda selama tahun 2023 juga memainkan peran dalam tren harga emas yang lebih tinggi.

Permintaan Emas dari Bank Sentral

Salah satu pendorong utama kekuatan harga emas adalah peningkatan permintaan aktual dari bank sentral. Ini terjadi di tengah tekanan yang terus meningkat terhadap status mata uang cadangan dolar AS.

Pada 10 November, lembaga pemeringkat Moody's menurunkan prospek peringkat kredit AS menjadi "negatif", mengingat peningkatan tajam dalam biaya pembayaran utang dan polarisasi politik yang semakin mendalam.

Hubungan Antara Harga Emas dan Imbal Hasil Obligasi AS

Perkembangan ini memisahkan harga emas dari hubungan terbalik biasa dengan imbal hasil obligasi AS, seperti yang dijelaskan oleh BMO Global Asset Management (GAM).

Hal ini mendorong harga emas menuju level $2050 per ons dalam beberapa bulan terakhir. Level ini dianggap sebagai titik teknis kunci, di mana pergerakan harga historis dianalisis untuk mengidentifikasi pola dan meramalkan pergerakan harga di masa depan.

Analisis Emas Hari Ini

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, stabilitas harga emas XAU/USD di atas resistensi psikologis $2000 per ons memainkan peran penting dalam menentukan kekuatan dan kendali tren kenaikan secara keseluruhan.

Jika pelemahan dolar AS berlanjut, ketegangan geopolitik terus meningkat, dan bank sentral terus membeli emas, semua faktor ini bersatu untuk mendukung kenaikan harga emas dalam beberapa hari mendatang.

Prospek Kenaikan Harga Emas

Namun, perlu diperhatikan bahwa level resistensi pada $2015 dan $2027 akan menjadi target kenaikan berikutnya.

Kedua level ini memiliki potensi cukup besar untuk mendorong indikator teknis ke level overbought yang kuat. Di sisi lain, jika terjadi kebalikannya selama minggu perdagangan yang penuh dengan data ekonomi AS dan pernyataan dari pejabat Federal Reserve AS, harga emas mungkin mengalami aksi jual untuk mengambil keuntungan.

Pelanggaran terhadap tren kenaikan secara umum kemungkinan akan terjadi, membawa harga menuju level $1977 per ons.

Disclaimer:
  • Bisnis trading forex, saham, dan kripto sangat berisiko tinggi.
  • Kami tidak bertanggung jawab atas risiko akibat kerugian Anda.
  • Artikel ini sebatas informasi dasar tentang bisnis trading dan keuangan.
  • Informasi yang kami sampaikan mungkin tidak sepenuhnya akurat.
  • Jika ada kekurangan, kami sarankan untuk mencari referensi lain.