Skip to main content

Time Frame Berapa yang Paling Akurat Untuk Scalping

time-frame-yang-paling-akurat

Time frame sebagai salah satu faktor penting dalam trading forex khususnya scalping, keberadaannya selalu menjadi perhatian karena memiliki peranan penting dalam memberikan hasil yang akurat. Tanpa memahami time frame dengan baik, maka seorang scalper akan mengalami kebingungan terutama dalam melihat trend yang sedang terjadi.

Time frame berapa yang paling akurat untuk trading forex khususnya teknik scalping yang digemari para pemula? Pertanyaan ini ternyata banyak muncul di  kalangan trader scalping karena ingin menemukan formula trading  yang terbaik.

Mengapa dalam metatrader selalu menampilkan grafik yang dibagi dalam beberapa kerangka waktu atau time frame? Ini juga menjadi pertanyaan yang sering muncul.

Untuk menjawab beberapa pertanyaan tersebut, JurnalForex ingin membahas hal tersebut terutama perihal time frame yang terbaik untuk melakukan scalping.

Contoh Time Frame

Ketika pertama kali membuka platform metatrader maka secara otomatis melihat grafik yang ditampilkan dalam time frame tertentu. Sebuah grafik tidak bisa ditampilkan tanpa memuat time frame karena memang merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan.

Dalam metatrader, time frame dipisahkan menjadi M5, M15, sampai dengan Mounthly seperti gambar di bawah ini:

contoh-time-frame

Untuk menampilkan menu time frame dalam metatrader, kamu bisa klik menu view>toolbar>time frame.

Dalam setiap membaca pergerakan trend, seorang trader pasti akan memantau dalam time frame tertentu. Karena sering terjadi bahwa time frame H1 mengalami trend naik tetapi pada D1 justru mengalami trend turun. Hal tersebut sangat wajar terjadi dan sebagai trader harus mengerti akan hal tersebut. Untuk lebih jelasnya bisa membaca artikel Memahami Arah Trend.

Trader Pemula Biasanya Main Scalping

Meskipun teknik scalping memiliki risiko yang lebih tinggi, tetapi banyak trader pemula yang tertarik menggunakan teknik ini. Alasan utama yang sering disampaikan adalah waktu yang pendek untuk mengambil keuntungan dan bisa bermain berkali-kali dalam satu hari.

Melihat kondisi ini maka mengetahui time frame berapa yang paling akurat untuk scalping menjadi sangat penting. Karena faktor utama dalam scalping adalah pada time frame berapa trader tersebut harus bermain.

Pemahaman ini perlu untuk didalami karena sebagai pemula biasanya butuh waktu untuk mengerti perbedaan time frame M15, H1 dan time frame lainnya. Bahkan kemungkinan juga akan mengalami kebingungan untuk memilih time frame yang ideal dalam melakukan trading scalping.

Apalagi jika setiap time frame mengalami trend yang berbeda, maka kebingungan pertama adalah time frame mana yang paling akurat dan harus diikuti.

Sebagai seorang scalper hendaknya memahami hal itu sebelum melakukan trading scalping dengan akun real. Karena profit pertama belum tentu memberikan keuntungan yang berkelanjutan, tanpa dasar sistem trading yang baik serta memahami time frame dengan sempurna maka akan menghadapi kesulitan untuk mencapai profit konsisten.

Time Frame yang Akurat Untuk Scalping

Setelah tadi JurnalForex membuka pembahasan ini melalui contoh bentuk time frame dan fenomena bahwa trader pemula lebih cenderung melakukan scalping. Maka selanjutnya uraian yang perlu dijelaskan sekarang adalah pada time frame berapa biasanya scalping dapat dilakukan secara akurat.

Mengingat bahwa teknik scalping memerlukan waktu yang cepat untuk membaca pergerakan dan melakukan eksekusi serta dapat mengambil sinyal berkali-kali dalam satu hari. Maka dibutuhkan time frame yang pendek karena dengan begitu maka area jenuh jual dan jenuh beli lebih cepat tercapai.

Meskipun demikian, arah trend pada time frame pendek sangat dipengaruhi oleh pergerakan time frame jangka panjang. Sehingga trader harus pintar membaca pergerakan dari berbagai time frame.

Sebagai jawaban atas pertanyaan pada time frame berapa yang akurat untuk teknik scalping. Melihat kebutuhan kecepatan sinyal maka seorang scalper akan menggunakan time frame M5, M15, dan M30. Dengan time frame itu, scalper sudah cukup data untuk melakukan aksi jual beli.

Dalam teknik scalping, biasanya trader hanya mengambil keuntungan maksimal 10 pip dan segera keluar jika sudah tercapai target kemudian menunggu sinyal kembali untuk melakukan aksi jual atau beli.

Teknik ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Sebagai kelebihan, teknik scalping bisa memberikan profit yang cepat dan besar jika dilakukan berulang-ulang. Namun sebagai resiko karena sering keluar masuk market adalah loss yang semakin besar jika tidak dilakukan dengan hati-hati.

Namun demikian, setiap teknik trading baik itu scalping, daily maupun swing dapat memberikan profit yang konsisten. Hal yang perlu dilakukan adalah menguasai sistem trading dengan baik dan membaca trend dari masing-masing time frame.

Itu tadi beberapa pembahasan mengenai time frame yang akurat untuk scalping. Informasi ini sebagai dasar memahami posisi time frame yang baik untuk melakukan scalping. Semoga informasi bisa menambah pengetahuan sebagai pemula dalam membangun sistem trading.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar