6/27/2018

Cara Menggunakan Pin Bar dan Hammer Candlestick Indikator

indikator pin bar dan hammer candlestick
Pin Bar Indikator

Dalam trading forex banyak sekali cara yang bisa digunakan untuk melakukan analisis dan melakukan trading salah satunya formasi candlestick. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang cara untuk menggunakan pin bar dan hammer candlestick sebagai indikator dalam melakukan trading.

Namun sebelum berbicara tentang cara penggunaannya, terlebih dahulu kita akan melihat bentuk dari pin bar dan hammer.

formasi pin bar dan hammer
Formasi Pin Bar dan Hammer

Pin Bar: Bentuk dari candlestick ini ditandai dengan adanya ekor yang panjang serta body yang kecil sekitar 1/3 dari seluruh panjang candlestick dan memiliki nose yang pendek. Semakin panjang ekor dan kecil body serta pendeknya nose akan semakin kuat untuk membentuk reversal atau pembalikan trend.

Hammer Candlestick: Bentuk dari candlestick ini ditandai dengan ekor yang panjang dan body yang kecil sekitar 1/3 dari seluruh panjang candlestick tetapi tidak memiliki nose seperti pin bar. Semakin panjang ekor dan kecil body maka akan memberikan sinyal yang kuat untuk terjadinya pembalikan arah atau reversal.

Poin Penting Pada Pin Bar dan Hammer Untuk Trading Forex.

Hal yang perlu diperhatikan untuk menggunakan formasi ini adalah sebagai berikut.

  • Gunakan formasi candlestick ini baik itu pin bar atau hammer pada timeframe H4 keatas untuk memberikan sinyal yang lebih valid.
  • Sinyal kuat pin bar dan hammer candlestick terletak pada area support dan resistance serta panjang ekor kedua candlestick tersebut berada paling ujung atas atau bawah dari pergerakan candlestick sebelum-sebelumnya.
  • Terbentuknya pin bar atau hammer akan memiliki efek yang kuat ketika terjadi pada trend yang kuat pada pergerakan sebelumnya. Semisal trend sebelumnya uptrend dan pin bar atau hammer berada pada ujung atas maka kemungkinan kuat akan terjadi pergerakan reversal ke bawah. Begitu juga sebaliknya dalam kondisi downtrend.


Cara Menggunakan Pinbar dan Hammer sebagai Indikator Trading Forex.


Sebelum dijelaskan coba perhatikan pada chart candlestick EURUSD di gambar paling atas. Perhatikan bentuk candlestick dan formasi yang terbentuk akibat munculnya pin bar dan hammer candlestick.

  • Hal yang perlu dicermati sebelum melakukan trading forex sebaiknya tunggu pergerakan harga setelah pin bar tersebut terbentuk agar tidak terjadi sinyal palsu.
  • Pastikan candlestick pin bar atau hammer berada diarea support atau resistance dengan menarik garis datar atau garis miring guna memastikannya.
  • Setelah candlestick pin bar atau hammer terbentuk, perhatikan harga setelahnya apakah sudah menembus harga pembukaan dari candlestick sebelum pin bar atau hammer candlestick.


cara menggunakan pin bar dan hammer candlestick
Posisi Sell

  • Dari gambar diatas terlihat sudah terbentuk bearish pin bar, dan perhatikan posisi sell yang ideal untuk memaksimalkan sinyal yang ada agar tidak terjebak pada sinyal palsu setelah terbentuk pin bar atau hammer.
  • Untuk posisi Sell atau Buy pada hammer candlestick juga sama posisinya seperti pada gambar diatas.

Itu tadi beberapa keterangan kecil yang menjelaskan bagaimana memanfaatkan sinyal pin bar dan hammer indikator dalam trading forex untuk menghasilkan profit yang lebih maksimal. Selebihnya hanya dengan mencoba dan berlatih maka akan mengerti kapan harus waktunya menunggu dan kapan waktunya melakukan eksekusi. Selamat mecoba.



Terimah kasih atas kunjungan Anda.
Silahkan tulis komentar Anda sesuai dengan tema artikel pada kolom di bawah ini:
EmoticonEmoticon