8/30/2016

Manfaat Kosistensi Dalam Trading Forex


Sebelum kita membahas manfaat konsistensi dalam trading forex, terlebih dahulu kita harus mengetahui apa itu “konsistensi”. Konsistensi adalah ketetapan atau kemantapan dalam bertindak yang berlangsung secara berulang-ulang.

Apabila konsistensi ini dihubungkan dengan kegiatan trading forex kita, maka konsistensi ini berarti sikap secara mantap dengan ketetapan atau peraturan tertentu yang dilakukan secara disiplin dan berulang-ulang.

Seberapa pentingkah sikap konsistensi dalam trading forex?


Seperti kita ketahui bahwa kegiatan trading forex bukanlah sesuatu yang bersifat sementara, namun kegiatan ini bersifat kontinyu dan berulang-ulang untuk mencapai nilai profit yang kita harapkan.

Dengan kata lain bahwa kita tidak bisa mencapai tujuan profit hanya dengan berharap pada satu atau dua kali trading, namun kita  memerlukan beberapa tindakan buy atau sell dalam market forex secara berulang-ulang untuk mencapai hasil yang maksimal sesuai dengan rencana kita.

Tindakan yang berulang-ulang inilah yang membutuhkan sikap konsistensi diri, agar trading kita tidak melenceng dari peraturan yang sudah ditentukan sebelumnya.

Kesalahan Apa yang Sering Dilakukan Trader dalam trading forex?


Banyak para trader yang mengesampingkan sikap konsistensi ini dan hanya berfokus kepada nilai profit yang mereka harapkan.

Dalam tindakan nyata, mereka sering keluar masuk market tanpa mempertimbangkan secara matang segala kemungkinan seperti resiko dan reward serta setup indikator yang mampu memberikan profit secara konsisten.

Mereka selalu terjebak pada emosional diri yang dapat terpancing untuk masuk pasar dengan hanya melihat pergerakan sementara dimana hal itu sering mengecoh kita sehingga pada akhirnya posisi akan terfloating tidak menentu.

Apa jaminanannya terhadap sikap konsistensi ini?


Sikap konsistensi ini tidak menjamin terjadinya profit secara terus menerus, namum setidaknya mampu untuk meminimalkan kesalahan-kesalahan dalam trading forex kita, sehingga dalam jangka waktu tertentu jumlah profit kita akan lebih besar dibanding dengan jumlah loss yang kita alami.

Sikap konsistensi akan berbading lurus dengan hasil trading. Ketika trader lebih bersikap patuh terhadap peraturan dan setup formasi baik itu teknikal maupun fundamental, maka secara keseluruhan hasil trading mereka akan lebih berkembang dibandingkan dengan para trader yang tidak memiliki sikap konsisten.

Cara Membangun Sikap Konsistensi


Pertama: Fokuslah pada satu sistem trading yang menurut kita nyaman untuk dilakukan sesuai dengan balance yang kita miliki. Jangan bergati-ganti sistem trading sehingga kita tidak bisa menguasai secara utuh dan mengetahui titik kelemahan dan kekurangan dari sistem trading yang kita jalani.

Kedua: Membuat jurnal trading atau jurnal forex. Banyak sekali para trader yang tidak melakukan hal ini karena menilai tindakan tersebut sia-sia dan merepotkan. Namun sebetulnya perlu kita pahami bahwa daya ingat kita untuk mengingat suatu peristiwa atau kejadian tidak akan bertahan lama. Dalam hitungan hari kita akan lupa secara detail apa yang telah kita alami sebelumnya dan hanya bersisa ingatan tentang garis besar peristiwa tersebut.

Dengan alasan diatas sebetulnya kita membutuhkan alat bantu untuk menyimpan memori setiap kejadian yang kita alami, sehingga sewaktu-waktu kita bisa membuka memori tersebut untuk bahan evaluasi di masa yang akan datang.

Jurnal trading atau jurnal forex dibuat untuk menjadi alat bantu tersebut agar kita mampu merekam setiap setup formasi dari indikator yang kita miliki dan bisa melihat kembali open posisi kita yang bisa memberikan hasil pofrit pada trading kita di masa lampau.

Ketiga: Menjadi diri sendiri. Banyak diluar sana berbagai cara trading yang menurut mereka profitable dan mampu mengembangkan balance awal menjadi ratusan persen dalam waktu singkat atau beberapa hari saja. Perlu diingat bahwa setiap pribadi memiliki cara pandang, tingkah laku dan karakter sendiri-sendiri, belum tentu apa yang baik buat orang lain baik pula bagi diri kita.

Pengendalian emosi dan ketenangan psikologi seseorang akan berbeda-beda ketika menghadapi suatu peristiwa, maka dari itu tetaplah fokus pada kemampuan diri sendiri serta secara rutin dan rajin mengevaluasi setiap tindakan kita dalam trading forex sehingga secara perlahan kita akan menjadi pribadi yang percaya diri dan tahu betul kondisi market serta tindakan-tindakan antisipasi apa yang harus dilakukan dalam setiap kesalahan posisi kita.

Keempat: Befikir rasional dan mengesampingkan rasa emosional berlebihan. Dalam kenyataannya di dalam trading forex tidak ada yang pasti dan tidak selalu setiap open posisi kita akan menghasilkan profit. Kenyataan itu harus dipahami dan dimengerti oleh setiap trader, sehingga ketika mengalami loss kita mampu mengendalikan emosi untuk melakukan tindakan-tindakan yang melanggar kosistensi itu sendiri.

Berfikir rasional akan membawa diri kita lebih tenang dalam mengahadapi peristiwa yang tidak mengenakkan dalam trading forex. Berfikir rasional juga akan membantu kita untuk meredam rasa emosional yang berlebihan sehingga keseimbangan kita dalam berfikir akan tetap terjaga.

Menilai tingkat konsistensi dalam diri kita.


Hasil trading akan dipengaruhi oleh sikap kita dalam trading forex. Sikap konsistensi ini tidak muncul secara tiba-tiba namun perlu latihan dan kedisiplinan dalam jiwa kita. Oleh sebab itu tidak ada kata terlambat dalam membangun sikap konsistensi diri ini, dan tolak ukur keberhasilan kosistensi ini bisa dilihat dari hasil trading kita dalam jangka panjang.

Beberapa hal yang bisa menjadi tolak ukur bahwa kita sudah memiliki sikap konsistensi adalah sebagai berikut:

Pertama: Paham dan tahu betul nilai resiko yang akan kita hadapi dalam setiap open posisi. Langkah awal kita sebagai pribadi yang konsisten maka hal pertama yang perlu dipikirkan adalah tingkat resiko yang sanggup kita tanggung.

Dalam hal ini bersaran nilai resiko tergantung dari pribadi serta modal atau balance dari masing-masing trader. Ada trader yang berfikir resiko 2% adalah nilai ideal dalam melakukan trading forex, ada juga yang beranggapan 2% masih terlalu besar, maka dari itu ketentuan besaran resiko yang ideal tergantung dari psikologi serta modal dari masing-masing trader itu sendiri.

Kedua: Mengambil Target Profit yang ideal. Dalam menentukan target profit tentu saja sangat bergantung kepada sistem dan cara trading dari masing-masing trader, namun yang harus digarisbawahi adalah nilai besaran tersebut mencerminakan pikiran rasional kita dalam menilai kemungkinan sebuah pergerakan harga bukan berdasarkan sikap serakah dan ingin memperoleh hasil yang besar tanpa berfikir bahwa pergerakan harga bersifat fluktuaktif dan bisa berubah setiap saat.

Ketiga: Mensyukuri atas hasil trading kita hari ini. Dalam trading forex pasti kita akan mengalami yang namanya profit maupun loss. Hal ini hendaknya kita syukuri baik itu profit maupun loss yang kita peroleh hari ini. Sikap ini sebetulnya mencerminkan kematangan diri kita dalam menyikapi pergerakan harga yang fluktuaktif dan berfikir secara rasional bahwa tidak ada yang pasti dalam trading forex. Rasa syukur ini akan menjauhkan kita dari tindakan-tindakan yang tidak perlu yang justru akan berdampak negatif dalam sistem trading kita.

Itu tadi beberapa hal tentang konsistensi diri, disini saya tidak membicarakan tentang bagaimana membangun sistem yang memberikan profit secara konsisten, namun lebih kepada sikap konsisten pada diri kita yang akan membawa kita kepada hasil profit yang konsisten.

Dengan berawal dari sikap yang disiplin dan memegang peraturan yang sudah ditentukan sebelumnya maka akan memberikan hasil yang lebih konsisten. Maka dari itu dalam trading forex menurut saya lebih baik untuk berfokus kepada sikap yang benar daripada berfokus kepada hasil.

Semoga pembahasan kali ini bisa bermanfaat bagi kita semua dan memberikan hasil yang lebih konsisten dalam trading forex yang kita lakukan.

Sumber Gambar: Pixabay.com



Kolom Komentar >>BukaTutup