9/25/2017

3 Sektor Perlambatan Dalam Laporan Perkembangan Ekonomi Australia

3 Sektor Perlambatan Perkembangan Ekonomi Australia
Philip Lowe-Sumber gambar © afr.com

Minggu lalu, 22 September 2017 Gubernur Reserve Bank of Australia, Philip Lowe, menyampaikan pandangannya tentang pertumbuhan Ekonomi di Australia beberapa dekade ini. Beliau menyoroti pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh dan menyampaikan beberapa sektor yan masih mengalami perlambatan.

3 Sektor perlambatan dalam laporannya terhadap perkembangan ekonomi Australia menjadi sorotan tersendiri bagi kemajuan negara maju tersebut.

Dilansir dari rba.gov.au ada beberapa laporan kemajuan yang disampaikan. Selama beberapa dekade, Australia sudah mengalami perbaikan dan terlepas dari krisis keuangan global dan resesi yang dialami sejak tahun 1930an. Pertumbuhan ekonomi Australia mulai membaik, dan sekarang ini pendapatan riil per orang meningkat 20% dibanding pertengahan tahun 2000an dan kekayaan riil per orang naik sebesar 40%. Australia adalah salah satu negara maju yang berhasil melawati masa resesi di tahun 2008. Pertumbuhan sektor pertambangan merupakan pertumbuhan terbaik dari beberapa dekade sebelumnya dan tidak menemui banyak kendala.

Kondisi suku bunga juga masih berada di jalur positif tidak seperti beberapa negara maju lainnya. Tingkat pengangguran relatif stabil di angka 5,25% sejak tahun 2000an serta pertumbuhan PDB berada pada angka 2,75% pada periode ini. Jadi secara umum pertumbuhan ekonomi Australia dalam jalur yang benar.

3 Sektor yang Masih Mengalami Perlambatan.

Selain kondisi ekonomi Australia yang mulai membaik, Philip Low menyoroti 3 sektor yang masih mengalami pergerakan lambat beberapa tahun ini.

Pertama Pertumbuhan pendapatan per kapita riil mengalami pertumbuhan yang melambat. Sebelumnya dalam dua dekade terakhir, pertumbuhan perkapita riil mengalami pertumbuhan yang sangat kuat. Pertumbuhan produktivitas menguat, harga komoditas yang bergerak naik, serta jumlah pengangguran yang mulai berkurang.

Namun sejak tahun 2011 trend tersebut mulai melambat. Pertumbuhan pendapatan per kapita riil mulai sedikit serta pengurangan pengangguran mulai melambat. Harapan kedepan Australia harus bisa memperbaiki sektor ini.

Kedua Pertumbuhan upah nominal dan riil sangat melambat. Dalam empat tahun terakhir, sejak tahun 1960an kenaikan rata-rata pendapatan per jam mengalami pertumbuhan yang paling lambat. Dengan pertumbuhan upah yang melambat sangat berdampak pada tekanan anggaran rumah tangga dan berpengaruh pada tingkat inflasi yang rendah.

Ketiga Tingginya Harga Rumah dan Hutang Rumah Tangga. Akhir-akhir ini banyak warga Australia yang mengambil kredit untuk membeli rumah. Hal ini menambah tekanan pada harga rumah yang melambung, terutama di dua kota besar di Australia dimana faktor struktural juga sedang bekerja. Harga rumah yang semakin tinggi akhirnya menurunkan daya beli masyarakat terutama mereka yang berpenghasilan rendah.

Tiga sektor tadi menjadi perhatian pemerintah Australia untuk bisa membenahi ke jalur yang lebih baik.  Secara keseluruhan ekonomi Australia mulai membaik dibanding beberapa dekade terakhir dan menurut hasil survei pada tahun ini sektor bisnis diluar sumber daya juga mengalami pertumbuhan yang meningkat.

Sumber berita: rba.gov.au



Kolom Komentar >>BukaTutup