9/22/2017

Cara Untuk Menggunakan Indikator Parabolic SAR

Pada kesempatan kali ini kita akan berbicara tentang salah satu indikator trend yang banyak dipakai orang. Indikator ini mampu memberikan sinyal pembalikan dari sebuah pergerakan harga. Indikator tersebut adalah Parabolic SAR.

cara memakai indikator parabolic SAR
Menggunakan Indikator Parabolic SAR

Cara menggunakan indikator Parabolic SAR sebetulnya tidak jauh berbeda seperti menggunakan indikator moving average. Poin penting dalam menentukan level entry adalah menunggu peristiwa breakout setelah indikator menujukkan peristiwa pembalikan arah.

Untuk mempermudah dalam menjelaskan, kali ini sudah saya siapkan gambar salah satu pergerakan harga dengan beberapa keterangan tambahan.

Oke, hal yang perlu diperhatikan adalah awal mula pergerakan. Pada gambar di atas sudah diberi keterangan Awal Harga Turun, dari situ kita mencoba mengawali dalam melakukan analisis untuk menentukan level entry yang tepat.

Pada gambar sudah ada garis trendline putih sebagai pembatas atau tanda jika harga telah breakout dari level resistance.

Setelah Awal Harga Turun, maka muncul Parabolic SAR Up Trend. Dari situ terlihat bahwa sinyal pembalikan sudah mulai muncul.

Tetapi yang menjadi pertanyaan berikutnya adalah kapan waktu yang tepat untuk melakukan entry atau open posisi?

Dari gambar sudah diberi tanda Level entry sebagai posisi ideal dalam melakukan open posisi. Hal ini berdasarkan pertimbangan breakout yang sudah terjadi.

Untuk menentukan stop loss sendiri juga sudah diberikan keterangan pada gambar beserta level take profit. Dalam menentukan level stop loss bisa melihat posisi titi awak pembalikan dari indikator Parabolic SAR. Sedangkan untuk target profit bisa mengambil posisi resistance terdekatnya atau penerapan money management forex dengan resiko dan reward 1:1.

Secara singkat sebetulnya cara ini sudah bisa dilihat pada gambar. Dengan mempertimbangkan harga breakout, posisi support dan resistance maka level entry tersebut akan kelihatan.

Poin Penting Dalam Menggunakan Indikator Parabolic SAR.

Hal ini sebetulnya menjadi poin paling penting dalam menggunakan indikator trend apapun termasuk Parabolic SAR. Ketika kita sudah melakukan analisis sedemikian rupa dan berharap harga bergerak sesuai prediksi namun dalam kenyataannya harga tidak bergerak sesuai estimasi, hal tersebut bukan berarti menjadi kesalahan dalam sistem trading. Tetapi hal itu merupakan faktor resiko yang tidak bisa dikesampingkan dalam trading forex.

Maka dari itu stop loss menjadi kunci penting dalam menjaga keamanan akun agar tidak mengalami kerugian yang terlalu besar. Dengan mengatur tingkat kerugian melalui nilai Lot yang digunakan, maka kemungkinan besar akun akan aman dan terus berkembang.

Jadi dalam menggunakan indikator Parabolic SAR ini, kita tidak boleh melepaskan faktor resiko. Dalam melihat analisis seperti di atas tidak boleh beranggapan atau menilai hal tersebut lumrah karena melihat peristiwa yang sudah terjadi atau history.

Namun dengan mengamati perilaku indikator pada pergerakan sebelumnya itu merupakan poin penting dalam menilai kinerja indikator itu sendiri. Untuk menggunakannya pada perdagangan berikutnya, faktor yang menjadi benteng pertahanan adalah stop loss. Jadi jangan takut dengan stop loss, justru itu cara aman dalam menerapkan analisis teknikal.



Semoga artikel singkat ini bermanfaat dan bisa membantu Anda dalam menggunakan Indikator Parabolic SAR.



Kolom Komentar >>BukaTutup