9/24/2017

Analisis Mingguan EURUSD 25-29 September 2017

Setelah minggu kemarin terjadi tarik menarik antara EURO dan USD, Bagaimana dengan kemungkinan pergerakan yang terjadi minggu depan?

Melalui Analisis mingguan pasangan EURUSD tangal 25-29 September 2017 ini, kita mencoba melihat kemungkinan yang terjadi dengan data-data pendukung lainnya.

Setelah kemarin hari rabu data FOMC yang mengisyaratkan kemungkinan kenaikan suku bunga pada akhir tahun sempat mendongkrak harga USD namun kembali surut setelah muncul data-data dari daratan eropa yang menyatakan tingkat sektor manufaktur dan jasa mengalami peningkatan di luar ekspektasi.

Bagaimana dengan pergerakan minggu depan?

harga eurusd minggu depan 25-29 september 2017
EURUSD H4

Jika dilihat dari pergerakan harga EURUSD bulan ini di timeframe H4, harga tidak berhasil bergerak lebih tinggi dari harga bulanan 1.2087. Namun terjadi kecenderungan untuk bergerak turun menuju area support di bawahnya. Apakah ini sinyal untuk terjadinya breakout?

Butuh kesabaran untuk menantikan konfirmasi harga yang lebih ideal untuk melakukan open posisi. Dengan kondisi ketegangan hubungan Amerika dan Korea Utara juga mempengaruhi pergerakan harga yang lebih jelas.

Harga saat ini berada diantara support 1.1861 dan resistance 1.2087.

analisis pergerakan eurusd minggu depan
EURUSD D1

Jika dilihat pada timeframe D1, harga sudah mendekati area support dari garis trendline. Selain itu ada tiga puncak yang butuh konfirmasi lebih lanjut dalam membentuk pola head and shoulder.

Dengan beberapa dukungan data ekonomi yang menguatkan USD dan melemahkan EURO maka kemungkinan harga turun akan semakin kuat.
data ekonomi pendukung untuk analisis trading forex
Data Ekonomi 25-29 September 2017

Beberapa data ekonomi dan kebijakan akan menjadi perhatian para investor minggu depan. Untuk bisa membawa USD lebih kuat maka data data-data tersebut akan menjadi titik fokus para investor.

Data Ekonomi Sebagai Bahan Analisis Mingguan

Pada hari Senin Pukul 21.00 WITA, Presiden ECB Draghi akan berbicara tentang ekonomi dan moneter sementara sebelum bertemu dengan Komite Urusan Ekonomi dan Parlemen Moneter Eropa. Keterangan yang bersifat lebih hawkish akan membawa harga EURO lebih menguat.

Pada hari Selasa Pukul 22.00 WITA, Akan rilis data Keyakinan Konsumen CB. Sebuah data yang menggambarkan indeks komposit rumah tangga yang di survei. Jika data aktual lebih besar dari forecast akan membawa Dollar lebih kuat.

Pada hari Rabu Dini Hari Pukul 0.45 WITA, Ketua FED Yellen akan menyampaikan pidato yang berjudul "Inflation, Uncertainty, and Monetary Policy" di National Association for Business Economic Meeting, di Cleveland. Jawaban dari pertanyaan peserta dapat memberikan sinyal tentang kebijakan ke depan. Keterangan yang lebih hawkish akan berdampak pada menguatnya harga Dollar.

Pada hari Rabu malam Pukul 20.30 WITA, Akan rilis data laporan bulanan Pesanan Barang Tahan Lama. Laporan ini akan menggambarkan perubahan total nilai pesanan pembelian baru yang ditempatkan pada produsen untuk barang tahan lama, tidak termasuk barang transportasi. Data aktual yang lebih besar dari forecast akan memberikan dampak harga Dollar semakin menguat.

Pada hari Kamis Pukul 20.30 WITA, Akan rilis data laporan PDB akhir q/q. Perubahan tahunan dalam nilai disesuaikan dengan inflasi dari semua barang dan jasa yang dihasilkan oleh ekonomi. Data aktual yang lebih besar dari forecast akan membuat harga Dollar lebih menguat.

Pada hari Kamis Pukul 20.30 WITA, Akan rilis data klaim pengangguran mingguan. Jumlah individu yang mengajukan asuransi pengangguran untuk pertama kalinya dalam sepekan terakhir. Data aktual yang lebih kecil dari forecast akan berdampak kuat pada harga Dollar.

Pada hari Jumat Pukul 22.15 WITA, Pidato Presiden ECB Draghi. Karena berbicara, bersama dengan Mark Carney, tentang independensi bank sentral di konferensi Bank of England yang merayakan 20 tahun kemerdekaan, di London. Pernyataan yang lebih hawkish akan berdampak menguatnya harga EURO.


Berikut tadi beberapa data yang menjadi bahan analisis mingguan kita tanggal 25-29 September 2017. Kondisi breakout dan posisi Sell harus didukung dengan data ekonomi yang diterbitkan minggu depan. Tetap gunakan money management dalam setiap trading agar tidak terjadi kerugian yang fatal.



Kolom Komentar >>BukaTutup