9/23/2016

Pengaruh Cara Pandang Kita Terhadap Hasil Trading Forex


Apakah betul cara pandang kita terhadap pergerakan trend dalam trading forex sangat mempengaruhi hasil dari trading tersebut. Dalam aktivitas trading forex sehari-hari, kita akan dihadapkan pada grafik yang memiliki multi tafsir apabila grafik tersebut berdiri sendiri, tanpa ada garis bantu yang membatasi serta membentuk pola-pola tertentu yang menunjukkan pola pergerakan. Pembatasan grafik itu penting agar kita mampu menyelaraskan cara pandang kita terhadap sebuah pergerakan harga yang tercermin pada grafik candlestick.

Dalam teori eksak seharusnya sebuah pergerakan harga akan dipersepsikan sama oleh semua trader, namun dalam kenyataannya cara pandang orang terhadap trend sebuah pergerakan harga bisa berbeda-beda. Hal ini bisa terjadi dikarenakan tidak adanya variabel pembanding atau pembatas seperti timeframe dan periode waktu.

Perbedaan cara pandang ini pasti akan mempengaruhi hasil dari trading forex itu sendiri, oleh sebab itu cara yang paling baik bagi seorang trader untuk menentukan arah trend adalah harus berpatokan pada timeframe dan periode yang mereka pakai. Sehingga apabila hal ini di komperkan dengan hasil analisis orang lain akan ditemukan jawaban yang sama  terhadap trend pergerakan mata uang tersebut.

Trading forex sangat berhubungan erat dengan cara pandang kita. Apabila kita mampu menguasai tentang cara pandang tersebut terhadap pergerakan arah trend, maka secara tidak langsung hal tersebut akan berdampak positif pada emosional atau psikologi kita.

Kenapa bisa demikian?? Mari kita urai satu per satu apa hubunganya cara pandang dengan pengendalian emosi.

Metatrader Terdiri Dari Beberapa Timeframe.

Seperti kita ketahui bahwa metatrader dalam memberikan grafik candlestick terdiri dari beberapa timeframe atau kerangka waktu. Secara default metatrader menampilkan grafik dalam timeframe M5, M15, M30, H1, H4, Daily, Weekly dan Monthly.

Timeframe tersebut merupakan kerangka waktu terbentuknya satu body candlestick. Sebagai contoh: Apabila kita melihat timeframe H4, maka memberi arti bahawa timeframe tersebut adalah kerangka waktu untuk membentuk satu body candlestick selama empat jam sekali.

Hal ini sangat penting untuk kita pahami agar kita tidak bingung dalam mengartikan setiap pergerakan harga dari masing-masing timeframe.

Pengaruh Timeframe Terhadap Arah Trend.

Semua trader sepakat bahwa ketika berbicara tentang arah trend maka harus melibatkan timeframe dan periode. Arah trend ketika berdiri sendiri maka akan meberikan persepsi yang berbeda dari masing-masing trader sehingga akan muncul kebingungan dan perdebatan yang tak berujung.

Oleh sebab itu untuk menyamakan persepsi maka setiap trader yang berbicara tentang arah trend akan selalu menyertakan informasi timeframe dan periode waktu yang dijadikanya sebagai acuan.

Timeframe sangat berpengaruh dari hasil analisis sebuah pergerakan, karena timeframe sendiri melibatkan waktu sebagai informasi dasarnya. Jadi pergerakan uptrend pada timeframe H1 belum tentu memliki arti yang sama bila dilihat pada timeframe H4 dan lain sebagainya.

Oleh sebab itu pemahaman tentang timframe sendiri harus di dalami secara khusus agar nantinya tidak terjadi kebingungan saat melihat pergerakan harga dari masing-masing timeframe yang ada pada metatrader tersebut.

Namun sebagai pemahaman dasar dan pokok adalah bahwa pergerakan harga pada timeframe yang lebih kecil akan terangkum pada pergerakan harga pada timeframe yang lebih besar. Ini hal pokok yang harus diketahui dan harus dipahami untuk modal awal dalam mempelajari hal lainnya tentang trend dan timeframe.

Cara Pandang Trend Dalam Bermain Trading Forex.

Cara pandang trend adalah bagaimana seorang trader mengamati dan menyimpulkan arah pergerakan yang sedang terjadi menurut timeframe dan periode tertentu.

Dalam setiap timeframe akan memberikan pergerakan sendiri-sendiri dan dalam periode tertentu arah trend dari tiap timeframe akan mengalami kesamaan arah.

Cara pandang ini akan memberikan gambaran yang jelas bagi kita terhadap titik maksimal sebuah pergerakan dari timeframe yang lebih kecil bila dibandingkan dengan pergerakan harga pada timeframe yang lebih besar.
Sehingga ketika kita melihat sebuah pergerakan uptrend atau downtren dari timeframe yang lebih kecil akan dibatasi oleh area support dan resistance yang ada pada timeframe yang lebih besar.

Oleh sebab itulah maka dalam menentukan stop loss dan target profit, kita harus melihat di timeframe berapa kita bermain dan pada batas-batas mana pergerakan itu akan mencapai support dan resistance apabila dibadingkan pada timeframe yang lebih besar sehingga kita tidak melakukan kekeliruan fatal dalam menentukan target profit atau stop loss tersebut.

Pengaruh Cara Pandang Terhadap Hasil Trading.

Bagaimana seorang trader melihat sebuah pergerakan harga dan akhirnya menyimpulkan arah trendnya, hal itu sangat berpengaruh sekali terhadap hasil trading yang akan diperoleh.

Ketika seorang trader salah dalam mengidentifikasikan sebuah pergerakan harga maka yang terjadi adalah kerugian atau floating mines. Hal ini tentu saja tidak diharapkan karena akan berdampak buruk pada akun kita.

Namun apabila kita bisa melihat pergerakan harga dari masing-masing timeframe, maka dalam menentukan posisi order yang ideal kita akan mempertimbangkan kemungkinan pergerakan harga dari tiap timeframe.

Jadi ketika kita bisa mengidentifikasikan pergerakan antar timeframe, hal tersebut akan menguntungkan dalam trading kita. Hal tersebut karena apabila posisi order kita sedang terfloating mines maka kita akan melihat kerangka pergerakan dari timeframe yang lebih besar. Apabila pergerakan tersebut masih sesuai dengan kerangka waktu yang lebih besar maka kita akan membiarkan order tersebut terbuka dan pada akhirnya mencapai target profit yang diharapkan.

Apabila kita tidak bisa mengidentifikasikan pergerakan antar timeframe dan hanya berpatokan pada satu timeframe saja maka ketika harga bergerak berlawanan dengan posisi order kita, maka kecemasan akan mucul dan sangat mengganggu psikologi kita.

Akibat fatal yang diakibatkan oleh tekanan psikologi yang tidak terkontrol adalah kita melakukan cut loss yang tidak perlu, karena sebetulnya pergerakan tersebut hanya bersifat sementara dan akan kembali bergerak sesuai kerangka waktu yang lebih besar.

Kesimpulan:

Itu tadi hubungannya antara cara pandang kita terhada hasil trading forex. Secara garis besar bisa kita simpulkan bahwa ketika kita memiliki cara pandang yang lebih luas dalam hal ini persepsi terhadap masing-masing timeframe dari timeframe kecil hingga timeframe besar, maka ketika harga bergerak berlawanan dengan  order kita, maka kita masih memiliki sikap tenang dan psikologi kita tidak terganggu karena sebetulnya pergerakan tersebut masih wajar dan sesuai apabila dibandingkan dengan timeframe yang lebih besar.



Kolom Komentar >>BukaTutup