9/05/2016

Analisis Pergerakan Harga USDJPY 5 September 2016

Tags
Halo teman-teman, kali ini kembali kita akan memprediksi pergerakan harga USDJPY per tanggal 5 September 2016. Pada analisis kali ini kita akan mencoba melihat terlebih dahulu bagaimana kondisi setup formasi dari indikator yang kita pakai. Indikator yang dipakai dalam analisis pergerakan harga USDJPY kali ini adalah sebagai berikut: RSI, MACD, Stochasctick Oscillator, EMA serta bantuan garis horisontal.

Oke teman-teman langsung saja coba kita lihat gambar dari grafik candlestick USDJPY pada timeframe D1. Dari gambar tersebutkita bisa melihat beberapa bentuk atau kondisi harga yang sedang terjadi. Untuk lebih jelasnya mari kita bahas kondisi tersebut satu per satu.

Langkah awal saya untuk melakukan analisis pergerakan USDJPY kali ini adalah dengan memberi keterangan-keterangan pada gambar sebagai bahan evaluasi. Keterangan tersebut adalah sebagai berikut:
  • EMA 8 dan 21 sudah berpotongan. Hal ini menunjukan bahwa kemungkinan jenuh jual pasangan mata uang USDJPY ini sudah terjadi, maka dimungkinkan harga akan kembali naik ke atas untuk menguji resistance diatasnya.
  • Harga sudah menembus area resistance I yang sekarang saya kasih tanda atau keterangan sebagai support. Hal ini menunjukkan adanya kemampuan market untuk menggerakkan harga agar lebih tinggi lagi untuk menguji resistance berikutnya.
  • RSI berada diatas level 50 dan belum menyentuh area jenuh beli. Hal ini memberikan isyarat bawah harga masih bisa naik lagi untuk menguji resistance di atasnya, tergantung dari psikologi market yang sendang berjalan.
  • MACD berada dilevel (+) dengan garis line MACD yang masih berada di bawah level (0) menuju batang histogram. Hal ini menunjukan adanya peluang harga untuk bisa naik lagi menuju resistance diatasnya.
  • Stochastick Oscillator berada di area jenuh beli. Kondisi ini memberi informasi kepada kita agar untuk berhati-hati dalam melakukan open posisi. Kita harus memastikan atau mebaca peluang serta setup indikator pada timeframe dibawahnya agar lebih aman serta yakin dalam mengambil tindakan eksekusi.

Dari beberapa keterangan diatas, maka dalam analisis pergerakan USDJPY pada tanggal 5 September 2016 ini, kita bisa menarik beberapa kesimpulan bila dilihat dari grafik USDJPY timeframe D1. Kesimpulan sementara adalah:

“Apabila dilihat dari indikator RSI, MACD, EMA serta tertembusnya area resistance, maka ada kemungkinan harga untuk bisa naik lagi menuju resistance diatasnya yaitu area harga 105.54. Namun jika dilihat dari indikator stochastick oscillator yang menunjukkan berada di area jenuh beli, maka dimungkinkan harga terjadi koreksi terlebih dahulu untuk menguji support di bawahnya yaitu sekitar harga 102.69 sebelum harga tersebut naik keatas menuju harga 105.54.”

Untuk melanjutakan analisis ini saya kembali akan menampilkan gambar grafik USDJPY pada timeframe H4 sebagai bahan pertimbagan untuk melakukan eksekusi trading forex saya kali ini. Dari gambar USDJPY Timeframe H4 terlihat bawah kondisi harga atau bentuk candlestick tidak jauh berbeda dibanding gambar sebelumnya yaitu di timeframe D1.

Dari grafi H4 tersebut kita akan mencoba melanjutkan analisis kita dengan membahas satu per satu keterangan yang sudah ada pada gambar tersebut.
  • Harga berada diatas area support yang sebelumnya adalah sebuah resistance yang sudah tertembus. Kondisi ini memberikan gambaran bahwa kemungkinan harga masih bisa naik untuk menguji resistance diatasnya.
  • RSI berada di atas level 50. Kondisi ini juga sama seperti pada timeframe D1 tadi bahwa indikator RSI berada di atas level 50, hal ini memberi gambaran bahwa kemungkinan harga untuk naik keatas masih cukup kuat.
  • MACD berada di level (+), kondisi ini masih memberikan harapan bahwa harga masih bisa naik untuk menguji resistance diatasnya.
  • Stochastick Oscillator berada diatas level 50. Indikator Stochastick Oscillator sebagai indikator yang bersifat lebih aktif serta lebih cepat mencapai area jenuh jual dan beli dibanding RSI, maka indikator ini bisa dipakai sebagai rambu pertama dalam melakukan eksekusi.

Dari beberapa keterangan diatas serta dari hasil analisis grafik USDJPY di timeframe H4 maka kita bisa menyimpulkan:

“Secara garis besar kondisi ini tidak jauh berbeda dengan hasil analisis pada timeframe D1, namun bedanya hanya kita melihat pada periode atau jangka waktu yang lebih pendek. Dari analisis ini kita bisa meliha bahwa ada kemungkinan harga untuk naik keatas menguji resistance diatasnya dengan terlebih dahulu menguji support dibawahnya sebagai tempat pijakan sebelum melompat ke atas.”

Pertanyaan kita selanjutnya adalah kapan waktu ideal untuk masuk pasar? Apabila dilihat dari kondisi candlestick yang sudah berada diatas area support serta setup indikator yang ada, maka dalam kesempatan ini kita akan menunggu momen untuk melakukan aksi BUY. Namun yang menjadi permasalahan adalah indikator stochastick masih berada di area jenuh beli, maka dari itu sebaiknya kita menunggu indikator tersebut untuk turun terlebih dahulu sambil memperhatikan formasi candlestick di area support yang sudah ditentukan yaitu diarea 102.69.

 Apabila harga tidak mampu menembus area support dan memperlihatkan harga untuk kembali naik ke atas serta didukung indikator stocahstick oscillator yang sudah keluar dari area jenuh beli dan memberi kekuatan kembali untuk naik keatas, maka moment itulah posisi ideal yang bisa kita ambil untuk melakukan posisi BUY.

Sebelum kita mengambil posisi BUY, ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan yaitu melihat tingkat resiko yang akan kita tanggung. Hal ini penting untuk menjaga agar akun kita tidak cepat habis. Pengaturan tingkat resiko ini bisa dilakukan dengan melihat posisi ideal dalam meletakkan stop loss. Apabila sudah ketemu area stop loss yang ideal, hendaknya kita kembali menghitung tingkat resiko dengan menerapkan money management yang aman. (Baca: Bagamiana Mengatur Money Management).

Dalam trading tidak ada yang pasti, analisis ini hanya bersifat prediksi dan tentu saja masih bisa terjadi kesalahan. Untuk itu saya tidak menganjurkan teman-teman melakukan trading sama persis seperti apa yang saya lakukan, namun apabila analisis ini sesuai dengan karakter serta analisi anda, saya menyarankan untuk selalu meletakan stop loss dalam trading kita untuk menghindari kerugian yang tidak terbatas hingga akhirnya terjadi margin call.

Itu tadi beberapa kesimpulan dari hasil analisist pergerakan USDJPY pada tanggal 5 september 2016 ini, semoga hal ini bisa menjadi pembelajaran bagi kita bersama, dan apabila dari teman-teman semua ada masukan atau kritik bisa menambahkannya pada kolom komentar yang sudah ada. Salam taking profit!



Kolom Komentar >>BukaTutup