8/16/2016

Analisis Harga EURUSD 16 Agustus 2016

Tags
Hari ini kembali saya akan melakukan analisis pergerakan dari pasangan mata uang EURUSD. Kalau kita perhatikan beberapa bulan ini, pergerakan harga EURUSD masih dalam kondisi sidways, hal ini terlihat dari pergerakan harga yang naik turun dikisaran harga 1,0900 – 1,1430. Kondisi ini terjadi dikarenakan perkembangan ekonomi dari ke dua negara tersebut belum menunjukan hasil kinerja yang membaik.

Ekonomi AS masih terlihat lesu, meskipun pada awal bulan AS merilis data NFP dengan hasil yang menggembirakan namun minggu kemarin kembali muncul data ekonomi yang kurang menggembirakan pada data penjualan retail. Hal ini memicu keraguan publik untuk rencana kenaikan suku bunga AS pada akhri tahun ini.

Untuk jangka pendek saya akan melakukan analisis secara tehnikal untuk melihat peluang trading hari ini. Seperti biasa saya sudah mempersiapkan data atau grafik EURUSD pada timeframe D1, hal ini saya lakukan untuk melihat pergerakan harga EURUSD dalam jangka panjang sehingga saya tidak melakukan kesalahan dalam melakukan analisis dan open posisi. Gambar EURUSD timeframe D1 dapat di lihat pada gambar di bawah bagian timeframe D1:

Dari gambar tersebut saya melihat beberapa hal yang bisa diambil sebagai bahan analisis yaitu:

  • EMA 8 dan 21 belum berpotongan. Hal ini menunjukan bahwa belum ada sinyal akan terjadinya pembalikan arah, namun pergerakan ini dibayangi oleh 2 resistance dari garis trendline dan garis horisontal pada harga 1,1233. Bila saya lihat harga tersebut merupakan resistance maupun support kuat pada beberapa waktu sebelumnya. Untuk itu apabila harga tidak berhasil menembus harga tersebut maka ada kemungkinan harga akan turun menuju ke support pada garis trendline dibawahnya.

  • RSI berada di atas level 50. Bila saya lihat dari pergerakan harga sebelumnya terutama harga tertinggi pada bulan April 2016, RSI berada pada level jenuh beli dan kemudian turun menembus level 50 dan menyentuh area jenuh jual pada bulan mei dan juni. Setelah itu RSI kembali naik hingga hari ini dan berada di atas level 50. Kondisi ini dikarenakan bulan ini data ekonomi AS belum memberikan dukungan kuat terhadap peluang kenaikan suku bunga pada akhir tahun ini. Bila di lihat dari indikator RSI ini, harga sedang menguji resistance pada area harga 1,1233 dan apabila harga berhasil menembus resistance tersebut maka kemungkinan harga akan naik untuk menuju resistance diatasnya lagi.

  • Stochastick Oscillator berada diatas level 50. Bila dilihat pada gambar, posisi stochastick sudah berada diatas level 50 dan jika kita lihat pergerakan sebelumnya setelah EMA 8 dan 21 berpotongan, stochactick ini berada di area jenuh beli dan turun kembali hingga menyentuh area jenuh jual diteruskan dengan kenaikan dan menembus level 50 hingga hari ini. Bila di lihat lebih jauh melalui kacamata indikator stochastick ini harga sebelumnya telah menembus resistance dan terjadi perpotongan EMA 8 dan 21 maka harga telah menyentuh resistance berikutnya yaitu 1,1233. Karena indikator telah menyentuh area jenuh beli maka harga kembali terkoreksi ke bawah hingga berada di area support atau perpotongan EMA tadi. Setelah itu harga kembali naik hingga hari ini dan kembali menguji resistance 1,1233. Abapila harga berhasil menembus resistance tersebut maka harga akan naik lebih tinggi untuk menuju resistance diatasnya yaitu dikisaran harga 1,1430.

  • MACD masih berada di level positif dan line MACD belum lepas dari batang histogram. Hal ini menunjukkan belum adanya sinyal pembalikan harga ke bawah. Melihat posisi MACD kali ini belum menunjukan adanya pola bearish divergensi sebagai sinyal pembalikan arah.

  • Jika dilihat dari grafik D1, pergerakan harga EURUSD masih ada kemungkinan untuk bisa naik ke resistance diatasnya yaitu 1,1430 namun hal tersebut perlu dipastikan dengan tertembusnya area resistance di 1,1233. Melihat kondisi ekonomi dari kedua negara yang belum stabil maka pegerakan ini dimugkinan masih bergerak di kisarah harga 1,0900 – 1,1430.

Untuk menganalisis pergerakan hari ini kembali saya membuka grafik EURUSD pada timeframe dibawanya yaitu H4. Hal ini saya lakukan untuk melihat peluang pergerakan jangka pendek dan mengambil keuntungan dari pergerakan jangka pendek tersebut. Gambar dari grafik EURUSD timeframe H4 dapat dilihat paga gambar di bawah bagian timeframe H4:

Dari gambar grafik EURUSD timeframe H4 saya melihat beberapa hal yang bisa dipakai untuk melakukan analisis yaitu:

  • Telah terjadi jenuh beli awal Agustus 2016. Pada awal bulan Agustus telah terjadi jenuh beli yang bisa dilihat pada indikator oscillator baik itu RSI, Stochasctik dan MACD. Dan hari ini harga kembali mendekati area tersebut untuk menguji resistance itu kembali. Apabila harga berhasil menembus resistance tersebut maka dimungkinkan akan terjadi kenaikan pada pergereakan harga EURUSD menuju risitance di atasnya. Namun hal tersbut perlu dipastikan sebelum melakukan open posisi karena resistance tersebut adalah pertemuan antara resistance dari garis horisontal dan garis trendline sehingga area tersebut merupakan resistance terhadap periode jauh sebelumnya yaitu bulan juni 2016.

  • RSI dan Stochastick Oscillator berada di atas level 50. Hal ini menunjukkan harga akan naik untuk menuju risistance 1,1233. Bila dilihat kondisi bahwa kedua indikator ini sudah mendekati area jenuh beli, maka kemungkinan harga akan terkoreksi terlebih dahulu setelah menyentuh area resistance 1,1233.

  • MACD di level (+). Hal ini menunjukkan harga masih dalam tekanan uptrend karena garis MACD belum lepas dari batang histogram.

Dari analisis menurut grafik EURUSD H4 ini maka ada beberapa kesimpulan yang bisa diambil yaitu bahwa harga dimungkinkan untuk menguji resistance 1,1233 namun apabila melihat harga sudah mendekati jenuh beli maka setelahnya akan terjadi koreksi hingga menyentuh support dibawahnya.

Analisis kali ini baik itu melihat timeframe D1 maupun H4 ada kecenderungan harga akan menguji resistance 1,1233 sehingga waktu yang terbaik adalah menunggu hingga tembusnya atau break out harga terhadap resistance tersebut dan melihat pergerakan jangka panjang atau timeframe D1. Apabila harga tidak berhasil menembus resistance tersebut maka kemungkinan harga akan turun menuju support dibwahanya dengan melihat pergerakan pada timeframe H4.





Kolom Komentar >>BukaTutup