7/27/2016

Jurnal Trading EURUSD 25 Juli 2016

Hari ini saya mencoba kembali menyusun strategi serta melakukan analisis terhadap pasangan mata uang EURUSD. Langkah awal yang saya lakukan adalah menganilisis timeframe yang lebih besar yaitu D1. Oleh karena itu saya sudah menyiapkan gambar grafik EURUSD timeframe D1 dengan beberapa keterangan singkat seperti gambar di bawah bagian timeframe D1:

Dalam pergerakannya pasangan EURUSD ini masih dalam pergerakan yang sideway, sehingga saya belum bisa melihat arah trend kuat akan turun atau naik. Pergerakan harga mata uang ini masih berada di dalam kerangka harga sideway. Namun untuk trading harian saya dengan mengambil rencana target profit yang tidak terlalu jauh maka saya akan mencoba menganalisis kira-kira harga akan kemana dan melakukan open posisi dimana.

Disini saya sudah memasang gambar pair EURUSD di timeframe D1 seperti terlihat dibawah. Dalam keteragan singkat posisi EMA 21 berada di atas EMA 8 yang menunjukkan arah trend sementara masih turun, namun apabila melihat posisi indikator RSI dan stochastick serta MACD berada dekat dengan area jenuh jual, maka saya memprediksikan harga tidak lama lagi akan terjadi koreksi dalam jangka pendek.

Bila dilihat dari bentuk candlestick hari kemarin masih menunjukan candlestick bearish serta harga masih bisa turun untuk menguji support dibawahnya, hal ini saya lihat secara timeframe D1, namun saya punya prediksi dalam waktu dekat harga akan terjadi koreksi melihat dari indikator oscillatornya. Untuk memperjelas hal tersebut maka saya akan melihat grafik di timeframe H4 sebagai penegasan prediksi saya.

Dari grafik EURUSD timeframe H4, saya melihat posisi indikator RSI dan SO telah menyentuh area jenuh jual atau Over Sold (SO) menghadap keatas, serta terbentuknya 2 candlestick bullish sebelumnya dan harga sekarang diatas EMA 8. Hal ini memperkuat prediksi saya bahwa harga akan terjadi koreksi.

Namun posisi ini sebetulnya masih merupakan posisi yang belum ideal bagi saya karena EMA 8 dan 21 belum berpotongan, serta kondisi market yang belum ramai. Tetapi mempertimpangkan analisis di D1 dan kondisi indikator Oscillator di H4 yang sudah menyentuh area OS dan indikator mendongak ke atas maka memberikan keyakinan untuk open posisi Buy. Untuk menambah keyakinana saya, maka sekarang saya beralih di timeframe yang lebih kecil dibawahnya yaitu timeframe H1. Hal ini saya lakukan untuk membangun keyakinana saya dalam melakukan open posisi.

Melihat grafik EURUSD di timeframe H1, semakin menambah keyakinan saya bahwa harga akan naik untuk beberapa saat. Hal ini ditunjukkan dengan posisi harga sudah diatas EMA 8 dan 21, serta kedua inidikator tersebut mendekati untuk berpotongan. Selain itu juga terbentuk pola head and shoulder. Lebih meyakinkan lagi posisi indikator RSI yang sudah berada di atas level 50, Stochastick Oscillator berada diatas level 50, Serta garis sinyal MACD yang sudah lepas dari batang histogram. Dari gambaran sinyal beberapa indikator dan semua menunjukkan harga naik untuk beberapa saat, maka saya akan melakukan open posisi Buy.

Dari gambar tersebut, saya telah melakukan posisi buy, dengan menggunakan lot 0,04 sesuai dengan money management saya. Dalam setiap melakukan open posisi saya selalu melakukannya secara bertahap dan tidak mengeluarkan seluruh lot dalam satu kali open posisi. Hal ini saya lakukan karena dalam setiap trading pasti ada yang namanya floating, jadi floating tersebut kesempatan saya untuk membuka open posisi berikutnya untuk tujuan menyelamakan posisi sebelumnya yang sedang floating mines agar kembali minimal profit kembali 0 atau tidak rugi.

Pada kesempatan ini saya melakukan posisi buy dengan harga 1,0992, sedangkan posisi stop loss saya letakan pada posisi harga 1,0946 atau -46 pip di bawah harga beli, dan untuk target porfit saya letakkan pada harga 1,1057 atau +65 pip di atas harga beli. Posisi ini saya ambil dengan melihat posisi support dan resistance di timeframe H4. Untuk resiko dan reward yang saya ambil kali ini adalah 1:1.

Saya menyadari dalam setiap trading tidak ada yang pasti, maka saya meletakan stop loss untuk membatasi tingkat kerugian saya agar tetap terjaga money manajemen saya dan saldo saya tidak cepat habis hanya dengan beberapa kali trading.



Setelah 1 malam

setelah melewati floating baik itu plus dan mines selama 1 malam, maka pergerakan harga bisa di lihat sebagai berikut:

Dari gambar di bawah terlihat bahwa harga berhasil naik dengan pergerakan +37 pip. Dari pergerakan tersebut saya akhirnya melakukan cut profit dan tidak menunggu sampai tercapai target profit karena ada berita dari USD yang memberikan nilai positif untukUSD, sedangkan pada hari itu tidak ada berita yang berdampak kuat pada EUR.


Dari trading kali ini ada beberapa kesimpulan yang saya ambil:
  • Tetap tenang dalam melakukan trading forex, jangan melibatkan emosi terlalu dalam sehingga mengganggu jalannya rencana trading yang sudah diatur.
  • Merevisi atau mengevaluasi lagi dalam menentukan target profit, dengan menarik garis trendline high to high dalam posisi Buy.
  • Tetap menjaga money management.

JurnalForex.com - Trading forex adalah sebuah seni dalam menganalisis dan mengambil kesimpulan serta menunggu hasil trading. Setiap trader akan menggunakan segala cara serta kemampuannya untuk mengolah sebuah data baik itu fundamental maupun teknikal untuk memperoleh sinyal yang baik.

Ketika semua anlisis sudah dilakukan dan eksekusi juga sudah dilakukan, maka hal selanjutnya yang tidak kalah pentingnya adalah menunggu hasil trading. Disinilah letak kesabaran setiap trader diuji, apakah ia tahan atau tidak terhadap tekanan psikologi yang muncul akibat harga terfloating tidak menentu.

Bagi trader yang menggunakan stop loss dan target profit maka hal tersebut memberikan kenyamanan tersendiri karena ia telah menentukan resiko dan reward sebelum melakukan trading. Sehingga jika harga bergerak tidak sesuai prediksi dan akhirnya terkena stop loss, maka trader tersebut sudah tahu seberapa besar kerugian yang akan ia tanggung dan seberapa persen hal tersebut berpengaruh terhada akunnya.

Oleh sebab itu menurut saya meletakan stop loss dan target profit menjadi penting dan harus dilakukan oleh seorang trader agar terhindar dari kerugian yang tidak terduga dan bisa saja menguras habis saldo yang kita miliki.




Kolom Komentar >>BukaTutup