7/24/2016

Cara Menentukan Support dan Resistance Dengan Indikator Zigzag

"Cara menentukan support dan resistance adalah bagian penting dalam trading forex, hal tersebut bisa dilakukan dengan indikator zizag. Area tersebut sering dipakai oleh para trader untuk mengambil keuntungan. Pada area support dan resistance terdapat puncak-puncak dan lembah-lembah yang memperlihatkan proses pembalikan harga. Anda bisa mengidentifikasi area tersebut dengan bantuan indikator zigzag, apabila sebuah grafik pada chart metatrader dipasang indikator zizag maka akan tampak jelas bagaimana harga bergerak naik turun dan membentuk pola-pola zigzag. Ujung-ujung zigzag itulah yang nanti akan dipakai untuk menentukan area support dan resistance tersebut."

Pertama kali seorang trader mengenal forex, kebanyakan dari mereka belum memahami betul apa itu support dan resistance. Mereka juga belum mengerti bagaimana cara untuk menentukan area support dan resistance tersebut untuk keperluan trading forexnya. Oleh sebab itu pada kesempatan kali ini JurnalForex.Com ini mengajak Anda semua untuk mengenal apa itu support dan resistance serta cara menentukan area tersebut dengan bantuan indikator zigzag.


Pentingnya Mengetahui Area Support dan Resistance.

Awal memulai kegiatan trading, kebanyakan trader pemula hanya berfokus pada indikator-indikator seperti oscillator yang dianggap bisa memberikan sinyal yang bangus untuk mengetahui kapan harga akan naik dan kapan harga akan turun. Ketika indikator oscillator memasuki area jenuh jual maka mereka akan melakukan aksi beli dan ketika harga memasuki area jenuh beli maka mereka akan melakukan aksi jual tanpa mempertimbangkan faktor-faktor lain yang memiliki pengaruh terhadap pergerakan harga.

Namun dalam kenyataanya sistem seperti itu belum cukup kuat untuk memberikan sinyal jual atau beli. Hal ini bisa diperhatikan ketika indikator oscillator sudah memasuki area jenuh jual, terkadang harga masih bisa bergerak turun lebih dalam lagi. Apabila seorang trader belum mengerti area support dan resistance maka kebanyakan dari mereka akan mengalami kebingungan ketika dihadapkan pada situasi seperti itu dan kebanyakan dari mereka akan mengambil sikap menutup tradingnya karena rasa cemas yang bergejolak pada dirinya yang diakibatkan oleh pergerakan harga yang tidak menentu serta kondisi mines yang sedang mereka alami. Disitulah letak kesalahan yang sering dialami oleh trader pemula, sehingga mereka mulai mencari lagi berbagai literatur atau artikel tentang forex hingga pada akhirnya menemukan istilah baru yaitu Support dan Resistance.

Support dan Resistance merupakan area dimana harga biasanya akan terpantul atau berbalik arah. Apabila area support dan resistance ini tertembus maka harga akan bergerak untuk melanjutkan arah trend. Begitu juga sebaliknya jika harga tidak berhasil menembus area tersebut maka harga akan berbalik arah. Jadi bisa disimpulkan bahwa support dan resistance memiliki fungsi sebagai rambu-rambu atau tanda peringatan kemana harga akan bergerak.

Dengan mengetahui area support/resistance, maka trader akan lebih jelas untuk mengidentifikasi kemana pergerakan selanjutnya akan berjalan. Hal tersebut bisa diidentifikasi dengan memperhatikan pola-pola candlestick pada area support dan resistance tersebut. Sehingga ketika terjadi floating mines seperti kejadian di atas tadi, trader akan lebih mudah dalam melakukan antispasi baik itu dengan teknik averaging maupun hedging untuk menyelamatkan akun mereka.

Seperti pada uraian diatas bahwa dengan indikator zigzag, seorang trader bisa mengetahui area support dan resistance. Maka pada kesempatan ini akan dibahas cara untuk mencari support dan resistance dengan indikator zigzag. Kenapa menggunakan indikator ini, karena secara history indikator zigzag mampu memberikan jejak pembalikan arah pada pergerakan harga sebelumnya sehingga ujung-ujung dari indikator zigzag tersebut bisa dijadikan alat sebagai penentu area support dan resistance. Langkah untuk menentukan area support dan resistance dengan indikator zigzag sendiri bisa di lihat pada langkah-langkah di bawah ini:


Cara Untuk Menentukan Area Support dan Resistance Dengan Indikator Zigzag.

  • Langkah 1:
  • Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuka chart (Contoh: USDCAD, Timeframe H4) seperti gambar.1 di atas. Kalau dilihat dari gambar.1 tersebut, sebetulanya Anda sudah bisa melihat bagaimana pola pergerakan dan area pantulan atau pembalikan arah terjadi. Namun jika hanya menggunakan penglihatan semata tanpa bantuan garis maka Anda akan lebih susah untuk mengingatnya. Oleh sebab itu Anda harus membuat garis horisontal untuk menentukan area tersbut.

  • Langkah 2:
  • Cara selanjutnya adalah Membuka indikator Zigzag. Untuk memunculkan indikator zigzag caranya cukup mudah yaitu dengan klik tool inidikator (F+)>Custom>Zigzag sehingga muncul form input parameter seperti yang terlihat pada Gambar.3 di atas. Untuk nilai parameter yang digunakan, Anda bisa memasukan nilai standart yang sudah ada saat form itu muncul dan setelah itu klik tombol OK.

  • Langkah 3:
  • Cara selanjutnya setelah muncul indikator zigzag pada grafik candlestick adalah memberikan garis-garis horisontal pada ujung-ujung pembalikan pada indikator zigzag tersebut. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada Gambar.5 di atas.

  • Langkah 4:
  • Cara terakhir setelah selesai memberikan garis horisontal, maka Anda tinggal menghapus indikator zigzag tersebut sehingga hanya garis-garis horisontal yang tertinggal seperti terlihat pada Gambar.6 diatas.

Setelah melakukan langkah-langkah tersebut, sekarang gambar atau area pembalikan sudah selesai ditandai dengan bantuan indikator Zigzag. Anda sudah bisa melihat area support dan resistance secara jelas sehingga untuk kegiatan trading selanjutnya anda tinggal menunggu momen penembusan atau pembalikan arah pada area support dan resistance tersebut.

“Proses pembalikan arah dan penerusan arah trend terjadi pada level-level support dan resistance. Untuk itu area ini sangat vital dalam trading forex, karena tanpa mengetahui area support dan resistance maka seorang trader akan kesulitan untuk menentukan arah pergerekan harga serta nilai resiko dan reward yang ideal dalam tradingnya”

JurnalForex.com – Mencari informasi yang lebih akurat sangat diperlukan dalam trading forex terlebih pada sinyal pergerakan harga. Seorang trader akan berupaya keras untuk menemukan sinyal tersebut secara lebih akurat. Namun apa daya jika trader tersebut tidak mengetahui seluk beluk secara mendalam tentang trading forex.

Kekosongan ilmu ini harus segera diisi oleh trader pemula agar mereka dengan segera mengetahui dasar-dasar pertimbangan dalam melakukan trading setiap hari. Salah satu hal yang paling pokok dan paling penting dalam trading forex adalah mengetahui area support dan resistance. Area ini menjadi sinyal atau rambu-rambu bagi seorang trader untuk masuk kedalam market forex yang sedang berjalan.

Dengan mengetahui area support dan resistance maka dengan mudah seorang trader menentukan nilai resiko dan reward yang ingin mereka dapatkan. Secara money management, membuka posisi pada area support dan resistanc akan memberikan nilai probabilitas keuntungan yang lebih besar dibandingkan jika trader tersebut melakukan open posisi di tengan-tengah perjalanan.

Support dan resistance ibarat sebuah terminal bus perjalnan antar kota. Ketika bus tersebut telah mencapai terminal tertentu, maka bus tersebut akan kembali berjalan untuk meneruskan perjalanannya menuju ke terminal selanjutnya atau kembali ke arah terminal sebelumnya. Seorang penumpang akan mencari informasi secara komplit sebelum ia menaiki bus tersebut agar ia tidak tersesat di jalan.

Dalam trading forex juga mengalami hal yang hampir serupa, ketika harga telah sampai pada area support dan resistance maka seorang trader akan mencari tahu berdasarkan informasi teknikal maupun fundamental kira-kira kemana pergerakan akan berlanjut, apakah menuju ke support atau resistance selanjutnya atau jurstru berbalik arah menuju area support dan resistance sebelumnya.

Semua itu diperlukan latihan dan pemahaman yang kuat agar mampu mengidentifikasi sinyal pergerakan selanjutnya. Namun sebagai langkah awal bagi pemula, mengetahui area support dan resistance adalah kemajuan yang luar biasa karena ia telah selangkah lebih maju dibanding dengan kondisi sebelumnya yang tidak mengatahui manfaat dan cara untuk menentukan support dan resistance.

Ketika informasi tentang area tersebut sudah bisa dipahami dengan baik, maka seorang trader sudah bisa mengenal ritme serta sistem trading yang akan mereka gunakan meskipun belum sempurna karena butuh pemahaman-pemahaman lainnya seperti arah trend, area jenuh jual dan jenuh beli serta kekuatan market. Namun tahap awal ini sudah bisa memberikan gambaran secara jelas bagaimana perilaku pasar yang tercermin pada grafik candlestick yang ada pada chart metatrader.



This Is The Oldest Page
Kolom Komentar >>BukaTutup