7/25/2016

Analisis Pergerakan Harga USDCAD 25 Juli 2016

Tags
Hari ini, tanggal 25 Juli 2016 saya mencoba melihat chart atau grafik pergerakan harga dari pasangan mata uang USDCAD. Dalam pergerakannya saya melihat ada hal atau moment menarik yang ingin saya analisis untuk menentukan langkah saya dalam melakukan open posisi terhadap pasangan mata uang ini.

Untuk melakukan analisis pertama-tama saya akan membuka chart USDCAD pada timeframe D1, untuk melihat prediksi pergerakan dalam kerangka waktu yang lebih besar. Hal ini saya lakukan karena saya ingin melihat pergerakan kedepan dalam jangka panjang, sehingga memberikan gambaran kepada saya langkah-langkah apa yang harus diambil ketika open posisi saya salah arah dalam jangka pendek.

Dari gambar (grafik USDCAD, Timeframe D1) saya sudah memberikan beberapa keterangan singkat sebagai bahan analisis saya terhadap pergerakan USDCAD di timeframe D1. Sebelum membahas keterangan tersebut, terlebih dulu saya sampaikan bahwa saya sudah membuat garis-garis horisontal sebagai area support dan resistance. Garis tersebut saya tarik dari ujung-ujung pembalikan harga sebelumnya sebagai rambu-rambu atau area dimana saya akan meletakkan target profit maupun stop loss.

Oke, langsung saja saya akan mencoba menganalisis dari gambar tersebut. Pada gambar grafik USDCAD timeframe D1 terlihat bahwa EMA 8 masih di atas EMA 21, hal ini menunjukkan bahwa kemungkinan harga masih bisa naik untuk menguji resistance 1 atau resistance diatasnya. Hal tersebut juga di dukung dari indikator RSI yang berada di atas level 50 mengarah ke atas seolah akan menuju level 70, di perkuat juga dari indikator MACD yang masih di area + dan garis sinyal MACD belum lepas dari batang histogram.

Dengan melihat grafik USDCAD pada timeframe D1 ini, saya belum menemukan sinyal pasti kemana harga akan bergerak, karena harga sedang menguji resistance 1 dimana pada periode 16 Mei 2016 tidak berhasil di tembus, serta indikator Oscillator semuanya sudah mendekati area jenuh beli dan ada kemungkinan untuk terjadinya koreksi sementara. Untuk mempertegas analisis saya, maka saya akan membuka grafik USDCAD pada timeframe dibawahnya yaitu di timeframe H4.

Dari gambar USDCAD TF H4 tersebut saya melihat bahwa EMA 8 juga masih berada di atas EMA 21 yang menunjukan harga masih bisa naik lagi, namun sudah terlihat candlestick bearish 8 jam sebelumnya tetapi harga juga belum menembus support di bawahnya dengan adanya candlestick bullish setelahnya meskipun relatif, mungkin dikarenakan pasar yang sedang sepi dan market belum buka. Dari gambar grafik di timeframe H4 ini saya juga belum menemukan sinyal pasti kemana harga akan berlanjut, secara inidikator EMA, RSI dan MACD masih menunjukan harga bisa naik beberapa pip untuk menguji resistance 1, sedangkan indikator stochastick oscillator sudah keluar dari area OB namun juga belum meberikan sinyal kuat untuk turun karena tidak di dukung oleh indikator lainnya.

Sekarang saya akan mencoba membuka peregerakan harga USDCAD pada timeframe H1 untuk melihat peregerakan dalam jangka pendek. Dari grafik USDCAD timeframe H1, dalam jangka pendek juga belum terlihat sinyal kuat untuk turun karena EMA 8 dan 21 belum berpotongan, namun melihat indikator oscillator sebelumnya yang yang sudah menyentuk area OB, maka ada kemungkinana harga akan terjadi koreksi dalam jangka pendek.

Kesimpulan sementara:
Dari analisis D1, H4 dan H1, sementara saya akan menunggu sinyal kuat untuk melakukan SELL maupun BUY, hal ini saya lakukan karena dari timeframe D1, H4 dan H1 belum menunjukan sinyal pembalikan arah, namun secara indikator oscillator harga sudah mendekati area OB. Jadi posisi ini masih memberikan sinyal yang ragu-ragu dan menurut saya terlalu tergesa-gesa untuk melakukan open posisi. Untuk itu saya akan menunggu pergerakan harga selanjutnya.


JurnalForex.com – Dalam trading forex, salah satu hal yang harus dilakukan adalah menunggu momen yang ideal untuk masuk ke market agar memberikan peluang hasil yang lebih baik. Momen ini bisa muncul kapan saja, namun tugas kita adalah menunggu momen tersebut.

Ketika indikator belum meberikan sinyal yang valid, maka jangan terburu-buru untuk masuk market karena tingkat resiko masih cukup besar. Seorang trader yang bijak, menunggu momen adalah salah satu bagian dalam strateginya dalam bertrading. Dengan melihat situasi serta kemungkinan-kemungkinan yang lain maka informasi yang akan diperoleh trader tersebut akan semakin baik. Jadi jangan ragu untuk menunggu peluang yang lebih baik dan jangan panik atau terburu-buru karena teman kita atau senior kita sudah masuk pasar terlebih dahulu.

Menjadi diri sendiri dalam trading sudah menjadi kewajibam. Kita harus melatih diri untuk melakukan analisis sendiri serta eksekusi sendiri. Ketika kita hanya ikut-ikutan orang lain maka sistem trading yang kita bangun tidak pernah terwujud dan diri kita menjadi seorang trader yang tidak berkembang baik secara psikologi maupun teknik analisis.
Kembali lagi dalam masalah menunggu momen semua tergantung dari indikator yang kita pakai serta sistem trading serta timeframe yang kita gunakan. Namun semua itu pasti akan ada momen dimana kesempatan masuk pasar akan terasa lebih jelas. Maka dari itu sikap sabar dan fokus harus kita kembangkan. Selamat bertrading!




Kolom Komentar >>BukaTutup